SAMPIT – Upaya mempercepat pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur terus dilakukan oleh Komisi III DPRD setempat dengan menjalin sinergi ke tingkat pusat. Rombongan Komisi III DPRD Kotim melakukan kunjungan kerja ke DPR RI dan bertemu langsung dengan anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Syauqie.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait infrastruktur dan perhubungan di daerah. Ia mengaku bersyukur karena seluruh usulan yang disampaikan mendapatkan tanggapan cepat dari legislator asal Kalimantan Tengah itu.
“Semua langsung ditindaklanjuti oleh Pak Syauqie. Beliau sangat responsif terhadap kebutuhan dan kondisi pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kotawaringin Timur,” ujar Dadang, Sabtu 8 November 2025.
Dalam pertemuan itu, Komisi III menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pengadaan feri penyeberangan Sampit–Seranau yang lebih aman dan representatif, pembangunan jalan di kawasan seberang dari Kecamatan Cempaga hingga perbatasan Katingan, hingga pemasangan rambu dan marka jalan di kawasan pendidikan.
Semua ini, kata Dadang, menjadi bagian penting untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Wakil Ketua Komisi III, Riskon Fabiansyah, juga menyoroti rencana pengembangan Bandara Haji Asan Sampit oleh pemerintah pusat. Menurutnya, janji tersebut harus segera direalisasikan agar akses transportasi udara di Kotawaringin Timur semakin terbuka.
“Kami hanya ingin memastikan bahwa apa yang sudah dijanjikan benar-benar diwujudkan karena dampaknya besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Riskon. Selain itu, Komisi III juga menyampaikan kebutuhan pembangunan drainase di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman agar tidak lagi terjadi banjir setiap musim hujan, serta menyerahkan proposal pembangunan Rumah Sakit Parenggean tipe D dengan estimasi anggaran sekitar Rp50 miliar.
Menanggapi hal itu, Muhammad Syauqie berkomitmen untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada rekan sefraksi yang berada di komisi terkait bidang kesehatan. Dadang menambahkan, tindak lanjut nyata dari hasil pertemuan tersebut langsung terlihat ketika Syauqie menghubungi kepala balai terkait untuk menindaklanjuti sejumlah usulan daerah.
“Responsnya luar biasa cepat. Kepala balai langsung menyatakan siap turun meninjau dan menindaklanjuti dalam waktu dekat. Ini bentuk sinergi yang nyata antara DPRD daerah dan DPR RI,” ungkapnya. Melalui kunjungan tersebut, Komisi III berharap hubungan kelembagaan antara DPRD Kotim dan DPR RI semakin kuat, sehingga berbagai program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat segera direalisasikan dengan dukungan pemerintah pusat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post