SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen memperluas akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di tingkat desa dan kelurahan. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap warga mendapatkan pendampingan hukum yang layak dan mudah dijangkau.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, menyampaikan bahwa keberadaan Posbakum Desa/Kelurahan akan menjadi jembatan penting bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan hukum. “Saya berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh pelayanan dan pendampingan hukum, sehingga keadilan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ucapnya, Sabtu 8 November 2025.
Ia menilai, hadirnya Posbakum juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sadar hukum, adil, dan sejahtera. Menurutnya, kesadaran hukum yang tumbuh dari tingkat desa akan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya tata kehidupan yang lebih tertib dan harmonis di daerah.
“Melalui penguatan Posbakum ini, kami ingin memastikan bahwa keadilan bukan hanya milik mereka yang mampu, tetapi menjadi hak bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” tegas Irawati. Dia pun menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi lintas pihak dalam mendorong terbentuknya layanan bantuan hukum di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, sinergi tersebut akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya, memahami hak dan kewajibannya, serta mampu menyelesaikan permasalahan hukum dengan cara yang benar. “Semoga langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Kotawaringin Timur yang lebih berkeadilan, dan menjadi daerah yang warganya sadar hukum serta hidup dalam kesejahteraan. Aamiin ya rabbal alamin,” ungkapnya.

Perkokoh Kerukunan, Pemkab Kotim Ajak Masyarakat Rawat Nilai Toleransi di Bumi Habaring Hurung
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyerukan pentingnya menjaga persaudaraan dan memperkuat semangat toleransi di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya yang ada di Kalimantan Tengah, khususnya di Kotim.
Ajakan ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam mendukung moderasi beragama serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi fondasi kedamaian di Bumi Habaring Hurung. Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, menegaskan bahwa kerukunan dan persatuan harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah.
“Kita diingatkan untuk terus menjaga persaudaraan, menjunjung tinggi toleransi, dan menjadikan kearifan lokal sebagai landasan kebersamaan,” ujarnya, Sabtu 8 November 2025. Dia menilai, semangat moderasi beragama perlu dihidupkan dalam setiap lini kehidupan masyarakat agar perbedaan tidak menjadi alasan untuk berjarak, melainkan menjadi sumber kekayaan yang memperindah keberagaman.
Menurutnya, Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai Bumi Pancasila harus menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan dijalankan secara harmonis. Perbedaan adalah kekayaan, bukan perpecahan. Jika kita mampu menghormati dan saling memahami, maka kedamaian akan senantiasa menyertai langkah kita bersama,” tutur Irawati.
Dia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga perempuan, untuk terus menebar energi positif kerukunan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, semangat persatuan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari. “Dari Kotim, kami ingin membawa semangat persatuan untuk Kalteng yang lebih berkah. Mari terus rawat keberagaman ini dengan cinta, hormat, dan kepedulian,” tutupnya penuh harap.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post