SAMPIT– Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya sejumlah anak bangsa dalam aksi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil di berbagai daerah di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Abdul Kadir dalam forum rapat paripurna DPRD Kotim.
“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah, Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan,” ucap Abdul Kadir dengan suara penuh haru, Senin 8 September 2025.
Ia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi cermin sekaligus peringatan bagi seluruh wakil rakyat. Menurutnya, amanah sebagai pejabat publik bukan hanya sebatas menjalankan tugas formal, melainkan juga menjaga martabat, sikap, rasa empati, serta tutur kata, apalagi di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja.
“Kita berdoa semoga Allah SWT senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta menuntun kita semua yang diberi amanah sebagai penyelenggara pemerintahan agar tetap teguh, istikamah, dan tulus dalam mengabdi. Khususnya bagi kita di tanah Habaring Hurung yang kita cintai,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Abdul Kadir menegaskan bahwa Fraksi Golkar memandang fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan bukan hanya kewajiban formal, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab moral.
“Karena itu, kami merasa berkewajiban menyampaikan pandangan umum yang konstruktif dan menawarkan solusi nyata, agar setiap rancangan peraturan daerah yang dibahas benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post