SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol mendorong pemerintah daerah agar fokus pada sektor kesehatan dalam penyusunan program dan anggaran tahun 2025. Ia menilai refocusing anggaran perlu diarahkan untuk peningkatan jumlah dan mutu layanan rumah sakit yang ada di daerah.
“Kami tetap berharap refocusing program dan anggaran dilakukan di bidang kesehatan. Rumah sakit harus bisa memberikan pelayanan yang mudah, murah, dan cepat, terutama dalam merespon keluhan kesehatan masyarakat,” kata SP Lumban Gaol, Selasa 10 Juni 2025.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit yang berkualitas bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang kemampuan rumah sakit dalam menampung pasien, terutama mereka yang menggunakan layanan BPJS. Ia berharap fasilitas rawat inap ditingkatkan agar masyarakat tidak kesulitan saat membutuhkan pelayanan intensif.
“Kita ingin rumah sakit di Kotim ini bisa menampung pasien dengan baik, terutama yang membutuhkan rawat inap dan menggunakan BPJS. Jangan sampai masyarakat kecil kesulitan mendapatkan perawatan hanya karena keterbatasan kapasitas atau biaya,” tegasnya.
Lebih jauh, politisi Partai Demokrat itu juga mengingatkan pentingnya kecermatan dalam pelaksanaan program dan anggaran tahun 2025. Menurutnya, seluruh proses harus tetap mendasarkan pada hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Kita perlu berhati-hati. Jangan sampai atas dasar kemanusiaan dan hak asasi manusia, kita malah mengabaikan hukum. Semua harus berjalan beriringan karena persepsi terhadap hukum bisa berbeda-beda,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan di bidang kesehatan adalah bagian dari pemenuhan hak dasar masyarakat. Namun demikian, pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan aspek legalitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kemanusiaan dan hukum tidak boleh dipertentangkan. Pemerintah harus mampu menjalankan programnya dengan berlandaskan hukum, tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post