SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemindahan pelabuhan bongkar muat ke kawasan industri Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Yang mana selama ini Pelabuhan berada di dalam kota Sampit.
Namun ia menegaskan, setiap langkah harus didasari aturan yang jelas dan memperhatikan kepentingan daerah serta masyarakat secara menyeluruh.
“Nanti kita akan koordinasi dan bersinergi, duduk bersama untuk sama-sama mempelajari aturan yang ada. Kita lihat seperti apa perencanaan dan kepentingan daerah, lalu disesuaikan dengan ketentuan. Kalau memang wajib dan sesuai aturan, maka itu harus dilaksanakan,” tegas Rimbun, Senin 2 Juni 2025.
Ia menyoroti pentingnya solusi teknis yang matang, terutama terkait pelayaran dan pengangkutan barang dari Bagendang ke Kota Sampit. Rimbun mengakui adanya kekhawatiran terkait potensi kenaikan harga barang akibat jarak tempuh yang lebih jauh.
Namun ia melihat peluang ekonomi baru juga bisa tercipta seiring beroperasinya pelabuhan di lokasi tersebut.
“Kalau nanti ada dampak seperti kenaikan harga karena jarak pengangkutan, itu pasti kita pikirkan. Tapi jangan lupa, akan muncul juga kegiatan-kegiatan baru, seperti usaha masyarakat, transportasi, jasa pick-up dan lainnya yang bisa sama-sama menguntungkan daerah maupun masyarakat,” ujarnya.
Rimbun juga menyoroti pentingnya regulasi terkait kendaraan bertonase besar yang melintasi dalam kota. Terutama angkutan pelabuhan yang selama ini melintas di dalam kota Sampit lantaran keberadaan pelabuhan di dalam kota.
Ia menyampaikan bahwa jalan di Kota Sampit memiliki batas tonase maksimal 8 ton karena masuk dalam kategori kelas C. Oleh sebab itu, solusi pemindahan pelabuhan ini juga mempertimbangkan dampaknya terhadap infrastruktur kota.
“Jangan sampai truk melebihi tonase keluar dari kapal langsung masuk kota. Kita harus pikirkan bagaimana sistem bongkar muatnya. Untuk itu pemindahan Pelabuhan ini bisa menjadi solusi sehingga bisa menjaga jalan kita dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Rimbun menambahkan bahwa DPRD akan terus mengawal proses ini dan mendorong agar semua pihak terlibat dalam perencanaan agar pemindahan pelabuhan tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post