SAMPIT – Gaung kolaborasi daerah kembali menggema dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI dan peringatan 25 tahun Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Samratulangi Ballroom, Hotel Sentra Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Acara ini menjadi panggung kebangkitan peran kabupaten dalam memperjuangkan kepentingan lokal dalam bingkai pembangunan nasional.
Di tengah sorotan publik terhadap ketimpangan pembangunan antara pusat dan daerah, kehadiran para bupati dari seluruh penjuru Tanah Air menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah kabupaten tidak tinggal diam.
Salah satunya adalah Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, yang hadir sebagai Ketua Koordinator Wilayah APKASI Kalimantan Tengah. Ia menunjukkan bahwa daerah tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai aktor penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.
“Forum seperti ini bukan sekadar seremonial, tetapi wadah untuk memperkuat posisi strategis kabupaten sebagai pilar utama pembangunan Indonesia,” ujar Halikinnor usai mengikuti rangkaian kegiatan Munas, Senin 2 Juni 2025.
Dalam diskusi yang digelar, berbagai isu strategis dibedah: mulai dari penguatan otonomi daerah, perbaikan tata kelola anggaran, hingga peningkatan kapasitas SDM. Semua bermuara pada satu tujuan: mempercepat kesejahteraan masyarakat dari level akar rumput.
APKASI yang genap berusia 25 tahun tahun ini dinilai semakin matang sebagai mitra kritis sekaligus kolaboratif bagi pemerintah pusat. Peranannya sebagai jembatan aspirasi daerah terus diperkuat, menjadikannya rumah bersama bagi para kepala daerah dalam menyuarakan kepentingan rakyatnya.
“Selamat ulang tahun ke-25 untuk APKASI. Mari kita terus perjuangkan daerah sebagai pusat inovasi dan penggerak kemajuan nasional,” tutur Halikinnor.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post