SAMPIT – Maraknya balapan liar di bulan Ramadan tahun 2025 ini menjadi atensi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim). Khususnya balapan liar di kota Sampit sudah sangat mengganggu ketenangan masyarakat.
“Apalagi saat ini sedang bulan Ramadan, sehingga balapan liar yang kerap kali dilakukan para pemuda ini, bisa mengganggu aktivitas ibadah umat Islam terutama di malam hari,”kata Anggota DPRD Kotim SP Lumban Gaol, Selasa 4 Maret 2025.
Dirinya meminta Kepolisian agar segera menertibkan kegiatan tersebut. Bahkan mereka sering melakukan aktivitas berbahaya tersebut melewati Jalan HM Arsyad didepan RSUD dr Murjani Sampit.
“Hal ini sangat mengganggu, selain menimbulkan suara yang amat bising juga berbahaya bagi pengendara lain atau masyarakat yang kebetulan lewat di sepanjang jalan tersebut,”tegasnya.
Bahkan menurutnya kegiatan ini lebih marak lagi terjadi ketika menjelang berbuka puasa di mana ada banyak masyarakat yang melakukan mobilitas di sore hari, baik itu untuk mencari hidangan berbuka puasa ataupun kegiatan lainnya sehingga hal ini lebih membahayakan lagi.
“Kami meminta agar Kepolisian segera menindak kegiatan tersebut hingga bisa menimbulkan efek jera kepada para pelaku. Mungkin bisa dengan cara mengamankan sepeda motor nya beberapa waktu atau juga bisa dengan menghadirkan orang tua dengan membuat surat pernyataan, menyita penggunaan knalpot yang tidak standar dan beberapa sangsi lainnya. Kami berharap dalam waktu segera bisa menertibkan nya,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post