SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur dan Zainuddin mengimbau agar sejumlah pedagang yang berjualan di icon terowongan nur mentaya Sampit tidak membuat keresahan bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat kota Sampit.
Hal itu disampaikannya lantaran belakangan ini menerima laporan dari warga sekitar terkait aktivitas yang dianggap mengganggu ketertiban terutama suara musik keras yang berlangsung hingga larut malam dari sejumlah warung di pinggiran terowongan tersebut.
“Terowongan ini bukan hanya sekedar fasilitas penerangan, tetapi juga menjadi salah satu ikon kebanggaan Kotim. Yang hendaknya kita jaga bersama untuk mengangkat citra daerah serta meningkatkan daya tarik wisata agar memperkuat nilai jual Kabupaten Kotim,”ujarnya, Selasa 4 Februari 2025.
Menurutnya, pasca pandemi lalu terowongan ini semakin dikenal luas sehingga sangat penting untuk menjaga ketertiban agar masyarakat dan wisatawan tetap nyaman saat berkunjung ke wilayah ini khususnya di sekitar terowongan.
“Sebagai langkah pencegahan hendaknya kepolisian dan Satpol PP meningkatkan patroli atau kalau bisa menempatkan petugas jaga khusus di lokasi terowongan, demi menghindari hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban daerah,”tegasnya.
Tambahnya, keberadaan terowongan harus tetap memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan tidak menimbulkan masalah sosial sehingga citra daerah juga dapat terjaga. Dan hal ini perlu mendapatkan dukungan semua pihak baik itu pemerintah daerah, aparat keamanan, maupun masyarakat serta pedagang sekitar.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post