SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Hendra Sia mendorong agar pihak PLN Pusat khususnya melalui kantor wilayah PLN Kalimantan Tengah mengalokasikan anggaran pengaliran listrik ke pelosok khususnya di Kabupaten Kotim yang masih banyak desa belum teraliri listrik.
“Karena saat ini masih banyak desa di Kotim belum ada listrik, salah satunya di Kecamatan Bukit Santuai saja masih ada 10 desa yang belum teraliri listrik. Ini harus menjadi perhatian bersama,”kata Hendra, Jumat 31 Januari 2025.
Menurutnya, Komisi II yang bermitra dengan PLN mendorong agar pengalokasian anggaran pengaliran listrik menjadi prioritas. Apalagi dalam pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, banyak usulan terkait pemerataan listrik.
“Kita berharap pemerintah terus memperjuangkan ini. Karena bayangkan saja, di Bukit Santuai itu ada 14 desa, dan baru 4 desa saja yang teraliri listrik. Belum lagi di kecamatan lainnya,”ucap Anggota DPRD perwakilan Dapil V ini.
Diketahui, empat desa yang telah teraliri listrik PLN di Kecamatan Bukit Santuai yakni Desa Tumbang Penyahuan, Desa Tanah Haluan, Desa Tumbang Keminting, dan Desa Tumbang Tilap.
Sementara10 desa yang belum teraliri listrik, di antaranya Desa Tumbang Sapia, Desa Tumbang Getas, Desa Tewai Hara, Desa Tumbang Payang, Desa Tumbang Kania, Desa Tumbang Torung, Desa Lunuk Bagantung, Desa Tumbang Tawan, Desa Tumbang Saluang, dan Desa Tumbang Batu.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post