SAMPIT – Pengelola galeri swalayan UMKM milik pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Nurifa menyampaikan, swalayan UMKM menunjukkan tren positif sejak dibuka sekitar dua bulan lalu di Kota Sampit.
“Bahkan, sudah ada sekitar 100 pelaku UMKM yang terlibat dalam swalayan ini untuk menjajalan produknya. Baik itu makanan ringan maupun kerajinan tangan seperti baju, tas, topi, hijab dan lainnya,”kata Nurifa, Jumat 31 Januari 2025.
Dirinya juga mengatakan, ada sekitar 200 produk yang dijual di swalayan UMKM ini yang dapat menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja. Apalagi swalayan UMKM memang dicanangkan sebagai pusat jajanan dan oleh-oleh Khas Sampit, Kotim.
“Kita bersyukur keberadaan swalayan UMKM ini disambut baik oleh masyarakat dan juga para pelaku UMKM. Hal itu terlihat dari meningkatnya omzet sejak bulan pertama hingga kedua ini yang meningkat sekitar 25 persen,”bebernya.
Menurutnya, hal itu berkat strategi promosi yang gencar dilakukan. Baik melalui media sosial, kerjasama dengan infuencer lokal untuk turut mempromosikan, dan juga menghadirkan live music setiap hari Sabtu atau malam Minggu guna menarik pengunjung khususnya kaula muda.
“Semoga kedepan perkembangan swalayan UMKM ini semakin bagus, karena kita tidak hanya menjual produk lokal namun juga ada produk dari UMKM kabupaten lain hadir disini guna menambah pariasi produk yang tersedia,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post