SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur Riskon Fabiansyah menyampaikan, banyak keluhan masyarakat yang disampaikan kepada pihaknya pada saat pelaksanaan reses salah satunya terkait pembangunan infrastruktur jalan yang dilaksanakan pemerintah daerah saat ini.
“Yang mana pengerjaan Jalan terkesan jalan yang masih bagus dikerjakan sementara jalan yang rusak dan seharusnya diperbaiki malah terabaikan,”ujarnya, Rabu 13 November 2024.
Untuk itu lanjutnya, dalam pelaksanaan program pembangunan Pemerintah daerah harus berkomitmen pada program prioritas daerah sesuai dengan RPDMD. Untuk itu program prioritas yang sudah dicanangkan harus betul-betul diwujudkan secara adil dan merata.
“DPRD menekankan betul dalam hal infrastruktur jalan pedalaman. Karena tidak lain, ini yang selalu disampaikan kepada kami ketika kami reses kedaerah. Bagaimana konektifitas antar desa dan kecamatan yang rusak parah terlebih lagi dimusim hujan seperti saat ini,”tegasnya.
Untuk itu ia mendorong pemerintah daerah untuk kreatif mencari strategi anggaran dalam solusi infrasutuktur pedalaman. Tidak lain ini sebagai wujud untuk memenuhi rasa keadilan bagi semua.
‘Disamping prioritas penangan infrastruktur pedalaman, infrastuktur dalam kota juga harus dapat terencana dan diprogramkan dengan baik. Penanganan jalan lingkungan, drainase saluran primer dan sekunder sebagai solusi dalam pencegahan banjir dalam kota,”jelasnya.
Perencanaan yang bagus lanjut Riskon, dengan pendekatan teknokratik perlu dilakukan sesuai dengan kecukupan anggaran sehingga tidak terkesan asal di kerjakan.
“Karena ada kesan dimasyarakat jalan yang masih bagus dikerjakan, sedangkan jalan/gang yang sudah rusak parah tidak pernah disentuh, walaupun usulan tiap tahun disampaikan. Mohon ini perlu menjadi catatan Pemda,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post