SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur Abdul Kadir mengingatkan, dalam hal program pendidikan, ia menekankan perlunya keseriusan pemerintah daerah dalam pelayanan pendidikan yang adil, merata untuk semua serta berkualitas.
“Untuk menghadirkan itu semua perlunya basis data pendidikan yang akurat dan akuntabel. Sehingga program pendidikan benar-benar tepat sasaran, tidak hanya sekedar program sehingga susah untuk mengukur keberhasilannya,”ujarnya, Rabu 13 November 2024.
Sebagai contoh kata Kadir, perlunya data sekolah dengan segala kondisi fisiknya, jumlah peserta didik setiap satuan dan jenjang pendidikan, persebaran tenaga pendidik, serta sarana pendidikan yang memadai untuk setiap satuan dan jenjang pendidikan sesuai dengan wewengan daerah.
“Dengan data dan komitmen perencanaan program yang sistematis dan terukur, kami yakin tidak ada lagi keluhan masyarakat, tentang sekolah roboh, fasilitas terbatas, rumah dinas guru yang tidak layak dan lainnya,”kata Abdul Kadir.
Termasuk lanjutnya, pemeraraan tenaga pendidik, ia minta SOPD terkait, melakukan inventarisasi ulang sebelum tahun ajaran baru 2025. Dan membuat perencanaan yang baik terkait dengan SDM guru.
“Karena kami melihat dibeberapa tempat ada guru yang tidak memenuhi kualifikasi Pendidikan dan kompetensi hanya tamat SMA terpaksa harus mengajar karena ketiadaan guru, bahkan ada sekolah negeri yang guru negerinya tidak ada,”bebernya.
Tambahnya, ini adalah ironi. Justru karena melihat dikota malah kelebihan guru. Sehingga hal ini seharusnya mendapat perhatian.
“Kemudian, khusus untuk beasiswa mahasiswa perlu ditingkatkan lagi jumlah dan jangkauannya. Karena ini adalah investasi SDM untuk Indonesia emas 2045,”ungkapnya.
Yakni kata Kadir, perlu perencanaan dan mapping dalam pemberian beasiswa untuk kebutuhan SDM Kotim kedepan, sesuai dengan peta kebutuhan SDM yang diperlukan.
Misalnya SDM dibidang Kesehatan mulai Perawat, Dokter hingga Spesialis, Dibidang IT dan sains, dibidang lingkungan dan seterusmya. Sehingga penerima beasiswa ini sudah dapat terproyeksikan sesuai dengan kebutuhan SDM Kotim masa depan sesuai dengan cita-cita Indonesia emas.
“Dan pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan Perguruan Tinggi yang ada di Sampit, termasuk Perguruan Tinggi negeri yang unggul di luar Sampit bahkan keluar negeri,”tandasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post