SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol mengingatkan, agar perangkat penunjang untuk pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan digelar secara online, harus sudah siap.
“Seperti perangkat kelistrikan, internet hingga komputer. Karena fasilitas itu sangat mempengaruhi kelancaran CPNS di daerah kita, dengan harapan banyak putra putri asal Kotim dapat diterima,”ujarnya, Kamis 12 September 2024.
Lanjutnya, jangan sampai pada saat pelaksanaa justru terjadk kendala teknis. Apalagi banyak yang bergantung pada pelaksanaan CPNS ini untuk keberlanjutan hidup dan karir mereka.
“Seleksi CPNS ini merupakan momentum yang banyak ditunggu oleh masyarakat. Terutama mereka lulusan sarjana yang memiliki kompetensi,”ucapnya.
Diakuinya, dengan tingginya animo pendaftar, itu membuktikan bahwa di Kotim memiliki banyak pencari kerja. Hal itu menurutnya lantaran masih terbentuknya stigma, bahwa lulusan sarjana harus menjadi PNS.
“Saya lihat stigma masih terbentuk harus jadi PNS. Padahal tidak semua sarjana itu dianggap sukses ketika jadi PNS. Saya tegaskan bahwa PNS adalah abdi negara yang dilatarbelakangi dengan semangat mengabdi,”ucapnya.
Menurutnya, semangat menjadi PNS sejatinya adalah siap menjadi pelayan masyarakat. Apabila semangat bukan menjadi pelayan bagi masyarakat, maka hendaknya tes menjadi PNS tidak perlu coba-coba.
Selain itu dirinya menyarankan agar para sarjana hendaknya diarahkan untuk pembangunan di desa. Sebab, desa saat ini masih minim sumber daya manusia yang mumpuni.
“Terutama untuk mengelola dana desa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasa hingga tatacara pelaporan penggunna dana desa,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post