SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mengapresiasi pemerintah Kotim yang berhasil meraih penghargaan sebagai daerah tereplikatif pertama atau terbaik pertama Intervensi Serentak Penurunan Stunting (ISPS) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Namun kita Ingatkan agar pemerintah setempat tidak lengah dalam penanganan stunting daerah ini, Karena bagaimanapun masih ada beberapa desa yang banyak anak mengalami stunting,”kata Anggota DPRD Kotim, Marani, Jumat 6 September 2024.
Menurutnya, mengacu data elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM) dari Dinas Kesehatan Kotim, jumlah balita pendek dan sangat pendek di Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 1943 anak atau 18% dari total 10.526 balita yang diukur pada Desember 2023.
“Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, untuk lebih bersungguh-sungguh menjalankan program penurunan stunting yang menjadi tanggung jawab kita bersama,”tegasnya.
Tambah Mariani, apabila dilihat lebih dalam masih banyak kasus stunting baru terjadi pada usia dibawah 2 tahun yaitu saat bayi baru lahir dan pada usia 12 – 23 bulan.
“Penyelesaian masalah stunting tentunya tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu yang singkat, oleh sebab itu perlu adanya komitmen bersama agar penanganan masalah ini dilakukan terus menerus dan berkelanjutan, masalah stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah saja tetapi menjadi tugas kita semua,”tegasnya.
Termasuk kata Marini, dari masyarakat itu sendiri dan kepedulian dari pihak ke tiga yang berada di wilayah terdekat dari lokasi desa lokus.
Diketahui sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor menerima secara langsung penghargaan ISPS di Aquarius Boutique Hotel, Kamis 5 September 2024.
Penghargaan diserahkan pada saat kegiatan temu kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting melalui Akselerasi Intervensi Serentak dalam Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalteng tahun 2024.
Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ISPS di Kotim, Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Pemkab Kotim untuk terus meningkatkan kinerja dalam upaya menurunkan angka stunting.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post