SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Abadi menyampaikan dampak bencana di daerah ini baik itu saat musim kemarau seperti kebakaran hutan dan lahan maupun saat musim hujan yaitu banjir dapat berkurang atau diminimalisir jika memiliki data yang memadai.
“Jika dicermati bersama dampak negatif dan kerugian akibat dari bencana pada dasarnya dapat dikurangi apabila kita memiliki data dan analisis yang memadai dalam hal perencanaan penanggulangan bencana,”ujarnya, Kamis 4 September 2024.
Menurutnya, data memegang peran penting dalam penanggulangan bencana meskipun pada kenyataannya seringkali masih dianggap sebelah mata.
“Data dan informasi yang akurat, handal dan tepat waktu sangat penting guna mendukung perencanaan dan kegiatan pada setiap tahap penanggulan bencana,”tegasnya.
Terpisah Asisten I Setda Kotim Rihel mewakili Bupati Kotim menyampaikan, pihaknya telah melakukan diskusi publik laporan antara penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana atau RPB tahun 2024.
“Dalam rangka mengurangi dampak negatif bencana itulah kita berkumpul bersama untuk menyusun dokumen rencana penanggulangan bencana di Kotim,”ujar Rihel.
Menurutnya, kejadian bencana merupakan kejadian yang tidak pernah diharapkan dan bisa terjadi kapan saja serta di mana saja. Sehingga memang diperlukan rencana penanggulangan bencana untuk menanganinya.
“Penyusunan perencanaan itu pun harus berdasarkan hasil analisis risiko bencana, selain itu juga memuat upaya penanggulangan bencana yang dijabarkan dalam program kegiatan penanggulangan bencana dan rincian anggarannya,”bebernya.
Untuk itu dirinya berharap kepada peserta dalam acara diskusi publik tersebut memberikan komitmen serta masukan dan kontribusi nyata dalam penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana di Kotim.
Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri juga oleh tim dari lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Palangka Raya dan turut hadir juga dari Deputi Bidang Sistem dan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Kepala SOPD/Badan dan instansi vertikal di Kabupaten Kotim, serta perwakilan camat dan kepala desa.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post