SAMPIT – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotawaringin Timur Cici Desylia menyampaikan, dari informasi laporan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023 lalu, setelah dicermati masih ada 16,8 persen belanja daerah yang belum terserap.
“Masih 16,8 persen belanja daerah belum terserap, hal ini tergolong masih kurang maksimal sehingga ada beberapa program kegiatan yang belum terlaksana. Padahal kita harapkan jangan sampai ada program yang terlewat,”ujarnya, Selasa 11 Juni 2024.
Dirinya berharap, pada tahun anggaran 2024 dan seterusnya agar menjadi perhatian pemerintah guna disiplin anggaran sehingga tidak ada program yang terlewatkan terutama yang sudah di anggarkan dalam APBD.
“Terutama juga untuk total pendapatan atau realisasi PAD Rp.374.879.069.055,27 atau hanya sebesar 69,67% dari target Rp.538.077.621.136,00. Realisasi ini juga dinilai masih rendah karena cukup jauh dari target yang diharapkan,”tegasnya.
Bahkan tambahnya, realisasi pajak daerah hanya setengahnya dari target yang tercapai yakni Rp.190.852.763.606,00 dengan persentase 52,49% dari target Rp. 363.591.294.050,00. Padahal ujarnya, sektor ini adalah penyumbang terbesar pendapatan daerah, sehingga tentunya diharapkan lebih optimal.
“Begitu juga dengan realisasi retribusi daerah Rp.13.395.246.190,00 dengan persentase 67.11% dari target Rp.19.959.018.386,00, masih setengahnya juga. Semoga tahun depan ini menjadi catatan, agar pemerintah melalui dinas yang membidanginya lebih gencar mensosialisasikan kepada wajib pajak untuk membayar pajak,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post