SAMPIT – Bunda PAUD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Khairiyah Halikinnor meminta kepada para orangtua untuk menumbuhkan rasa kegemaran makan ikan pada anak. Ini karena orangtua memiliki peran penting dalam membimbing dan memberikan contoh kepada anak-anak dalam hal pola makanan yang sehat.
“Terjadinya stunting pada anak salah satunya penyebabnya adalah selera makan anak yang kurang baik,” katanya, Selasa, 11 Juni 2024.
Dirinya menilai anak-anak cenderung lebih menyukai makanan instan ataupun cemilan yang rasanya enak namun dari segi pemenuhan nutrisi sangat tidak memadai. Makanan tersebut terlalu banyak natrium dan lemak. Sementara dalam pertumbuhan anak memerlukan nutrisi lain seperti vitamin, protein, serat makanan serta berbagai nutrisi lainnya.
“Salah satu makanan bergizi tinggi itu ikan dan olahannya. Tapi ikan kurang digemari oleh anak-anak kita,” ucapnya.
Disampaikan, ikan dinilai sangat bermanfaat bagi anak karena sebagai sumber protein yang baik, mengandung omega 3 yang baik untuk otak meningkatkan kecerdasan, sumber vitamin D menjaga kesehatan mata menurunkan risiko alergi dan menurunkan risiko autoimun.
Makan ikan sebagai sumber nutrisi yang kaya akan protein dan nutrisi penting lainnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pola makan sehat.
“Bagi anak-anak usia dini yang sedang dalam masa tumbuh kembang, asupan nutrisi yang cukup termasuk dari ikan sangatlah penting untuk mendukung perkembangan mereka secara optimal, ” ungkapnya.
Ditambahkan, di tahun ini Kotim menjadi salah satu daerah dari tiga daerah di Kalteng yang mengalami kenaikan angka stunting. Disebutnya, pada tahun 2022 mengacu kepada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan RI angka prevalensi stunting di Kabupaten Kotim sebesar 27,9 % dan berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 angka prevalensi stunting naik manjadi 35,5%.
Oleh sebab itu, ia meminta semua khususnya orangtua berusaha untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi ikan di kalangan anak-anak serta memberikan edukasi kepada seluruh keluarga dan masyarakat mengenai manfaat kesehatan yang terkandung dalam ikan.
Menurutnya ikan dapat diolah menjadi berbagai varian yang lezat dan menarik agar anak lebih tertarik dan gemar makan ikan.
“Kita berharap bisa menumbuhkan kegemaran makan ikan pada anak-anak. Selaku orang tua memiliki peran yang besar dalam membimbing dan memberikan contoh kepada anak-anak dalam hal pola makanan yang sehat. Oleh karena itu Mari kita jadikan kegiatan gemar makan ikan sebagai momentum untuk menjadikan konsumsi ikan dan olahannya menjadi bagian dari gaya hidup sehat kita sehari-hari,” ajaknya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post