SAMPIT – Juru Bicara Fraksi Demokrat Kotawaringin Timur (Kotim) Nurrahman menyampaikan, Fraksi Demokrat menilai bahwa sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) atas pelaksanaan anggaran tahun 2023 oleh pemerintah Kotim terlalu besar.
“Silpa pada tahun 2023 lalu mencapai Rp 234.106.773.908.52. Ini sesuai dengan yang disampaikan Bupati Kotim dalam pidato penyampaian laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023. Menurut kami ini terlalu besar,”ujarnya, Senin, 10 Juni 2024.
Menurutnya, hal ini menunjukkan lemahnya sisi perencanaan anggaran, karena semestinya sisa anggaran ini bisa dialihkan kepada kebutuhan masyarakat yang lain pada tahun 2023.
“Akibat silpa yang cukup besar ini, sudah barang tentu ada beberapa kegiatan yang sebelumnya sudah direncanakan namun tidak terealisasi hingga akhir tahun anggaran. Dari kami tidak salah kami menyebut bahwa masih lemahnya disiplin anggaran tiap tiap OPD di pemerintahan Kotim,”tegasnya.
Tambahnya, pemerintah harus mencari tahu alasan tiap OPD yang serapan anggarannya rendah agar dapat di evaluasi dan menjadi gambaran dalam anggaran tahun berikutnya sehingga silpa bisa ditekan dan serapan anggaran lebih maksimal.
“Karena sangat disayangkan jika anggaran yang sudah kita susun tidak terealisasi sebagaimana dimaksud, padahal masih banyak program-program kepentingan masyarakat yang belum terdanai dengan alasan minimnya anggaran. Alangkah riskannya pada saat akhir tahun ternyata masih ada sisa anggaran yang belum tergunakan,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post