PALANGKA RAYA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 menegaskan bahwa meskipun komoditas beras masih relatif terkendali, namun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Iduladha. Komoditas-komoditas tersebut adalah telur ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.
Namun, Tito menyebutkan angka Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Juni menunjukkan penurunan di beberapa Kabupaten/Kota.
“Meski begitu, komoditas pangan yang perlu diwaspadai adalah cabai rawit karena harganya naik sebesar 0,26% dibandingkan Mei 2024,” ujar Tito pada rapat koordinasi yang juga diikuti Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Prov Kalteng Sri Widanarni secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin 10 Juni 2024.
Menurut Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, harga bawang merah menunjukkan penurunan yang signifikan pada minggu pertama Juni, sementara harga bawang putih, telur ayam ras, dan gula pasir juga perlahan mengalami penurunan.
Saat dibincangi usai rakor, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Prov Kalteng Sri Widanarni menyatakan bahwa inflasi di Kalteng masih stabil, bertahan di angka 2,72% (y-o-y), dan kenaikan harga pangan juga tidak terlalu tinggi. Sri Widanarni juga menyinggung masalah tuberkulosis (TBC) yang perlu mendapat perhatian sebab Indonesia berada di urutan kedua di dunia setelah India.
“Tingkat kematian akibat TBC di Indonesia setiap tahun mencapai 134 ribu jiwa,” ungkapnya.
Meski kondisi inflasi di Kalteng masih terbilang stabil, namun kenaikan harga beberapa komoditas perlu diwaspadai. Permasalahan TBC menjadi juga harus diatasi dengan serius agar angka kematian akibat penyakit tersebut dapat menurun. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi antarinstansi terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Melalui upaya-upaya yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan inflasi dapat tetap terjaga dan kesehatan masyarakat Kalteng terjaga,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post