SAMPIT – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur menyampaikan, program peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat juga agar menjadi prioritas Pemkab Kotim. Hal itu pun sudah kerap disuarakannya pada Musyawarah Perencanaan 7? (Musrenbang) dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun anggaran 2025.
“Selain program kegiatan fisik dan pembangunan lainnya, tetap disuarakan agar juga menjadi prioritas. Yang perlu kita perhatikan juga seperti guru honorer. Kita upayakan masuk dalam PPPK, demikian juga tenaga kesehatan,” ujarnya, Kamis, 18 April 2024.
Selain itu, legislator dari Partai Golkar ini menekankan, bahwa pembangunan infrastruktur itu tidak kalah penting, tapi tetap harus memperhatikan akan nasib dan kesejahteraan para tenaga pendidik yang masih berstatus honorer. Serta tenaga kesehatan, terutama yang bertugas di pelosok.
“Kita berharap usulan-usulan yang bersifat sangat prioritas dapat diakomodir nantinya oleh Pemkab Kotim, melalui dinas terkait. Seperti bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, pemberdayaan, hingga administrasi pemerintahan,” tegasnya.
Selain itu, ia mencontohkan pengembangan SDM di bidang lainnya yang dinilainya sudah tepat. Yaitu pembangunan perusahaan di Desa Handil Sohor yakni PT Samuda Coco Indonesia yang berada di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
“Ini sangat bermanfaat dan membawa dampak positif karena banyak masyarakat di sekitar yang diserap sebagai karyawan di perusahaan itu. Kita berharap ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama petani kelapa di wilayah tersebut, karena sejauh ini hasil bumi tersebut hanya dijual begitu saja tanpa diolah, dan secara ekonomi tidak terlalu tinggi,” ujarnya.
Apalagi lanjutnya, wilayah Mentaya Hilir Selatan merupakan sentra penghasil kelapa. Berdasarkan data tahun 2022 luas Tanaman Menghasilkan (TM) kelapa kurang lebih 15.349 hektare dengan produksi buah kelapa sekitar 11 ribu ton per tahun. Bahkan sufsh sering mengirim ke wilayah Jawa. Sehingga sangat cocok dikembangkan di bidang ini.
“Kita harap bisa menjadi contoh di wilayah lainnya, ada sumber apa saja yang bisa dikembangkan dan dapat menguntungkan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post