SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson menegaskan, meski pelaksanaan reses perorangan anggota DPRD bertepatan dengan masa kampanye untuk pemilu tahun 2024, namun pihaknya tetap fokus dengan tugas sebagai wakil rakyat.
“Bahkan kemarin pada saat saya melakukan reses saya ada dua pertemuan dan didatangi langsung oleh Satpol PP, namun saya menegaskan bahwa yang saya lakukan ini bukan kampanye melainkan reses. Bahkan juga kita sudah memasang spanduk yang tertulis di situ adalah reses,”ujarnya, Senin, 22 Januari 2024.
Rinie menyebutkan, reses ini tidak semata-mata sengaja dilakukan pada saat masa masa kampanye. Melainkan hal ini sudah tertuang dalam peraturan DPRD, yakni untuk proses pertama di tahun 2024 memang telah dijadwalkan pada bulan Januari 2024.
“Yang melaksanakan reses pun tidak hanya DPRD Kabupaten Kotim, namun ada juga beberapa wilayah lainnya seperti Kabupaten Seruyan bahkan mereka telah selesai melaksanakan reses pada minggu pertama bulan Januari,”ucapnya.
Sehingga lanjutnya, turunnya sejumlah anggota dewan ini ke daerah pemilihan masing masing murni untuk menyerap aspirasi masyarakat. Apalagi pada 29 Januari mendatang akan dilaksanakan Musrenbang. Sehingga hasil reses akan disampaikan pula pada saat Musrebang nantinya.
“Jadi kita tidak mengambil momen ini untuk Curi start kampanye. Karena kampanya sendiri sudah ditentukan masanya. Terutama di Kotim sendiri Bawaslu sangat ketat menjaga ketertiban dalam pelaksanaan kampanye. Kita murni menjaring usulan masyarakat sebelum pelaksanaan Musrenbang,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post