SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan, agar pemerintah setempat tidak lupa akan program ketahanan pangan yang dijanjikan kepada masyarakat. Salah satunya dengan membuat kebijakan yang pro terhadap ketahanan pangan.
“Pemerintah kabupaten dituntut membuktikan keseriusan tersebut dalam kebijakan yang pro terhadap ketahanan pangan. Jika itu benar-benar dilaksanakan, masyarakat juga akan dengan senang hati dilibatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan,” kata Anggota DPRD Kotim, Syahbana, Sabtu 24 Juni 2023.
Kondisi ini juga ujarnya, perlu menjadi perhatian agar sektor pertanian, khususnya pertanian tanaman pangan tidak ditinggalkan. Jangan sampai masyarakat beralih ke bidang lain, karena menganggap sektor pertanian sudah tidak lagi menguntungkan.
“Hal-hal seperti ini yang harus menjadi perhatian serius. Kotim juga belum mampu menghasilkan produk-produk atau komoditas andalan yang memiliki daya saing dan nilai tambah bagi daerah,” tegasnya.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah ujarnya, selain menyediakan alt berat di setiap kecamatan yang sudah terealisasi yang bisa digunakan untuk membuka lahan pertanian, pemerintah juga diharapkan memberikan bantuan bibit berkualitas untuk ditanam.
“Karena bibit ini sangat berpengaruh pada hasil pertaniannya nanti, serta juga perlu diperhatikan ketersediaan pupuk subsidi yang kerap kali menjadi keluhan para petani lantaran sulit mendapatkannya. Sementara untuk pupuk non subsidi di anggap sangat mahal karena terus mengalami kenaikan dan ini juga akan mempengaruhi hasil pertanian,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post