SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyarankan, penggunaan digitalisasi loket pada rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Murjani Sampit bisa menjadi alternatif menumpuknya pasien selama ini.
“Cara ini kita yakini akan sangat membantu masyarakat, apalagi jumlah pengunjung rumah sakit terus bertambah,” kata Anggota Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah, Sabtu 24 Juni 2023.
Ia mengungkapkan untuk kunjungan pasien dipoli rumah sakit itu setiap hari berkisar 250 sampai 300 orang. Warga akan cukup kerepotan jika harus menunggu lama. Terlebih warga yang datang dari kecamatan jauh dari pusat kota, terkadang harus menginap untuk berobat sehingga menyita waktu, tenaga dan biaya.
“Karena warga kita yang berobat ini tidak hanya di kota Sampit tapi juga ada yang tinggalnya jauh dari rumah sakit. Kalau pakai aplikasi, mereka bisa mendaftar dari rumah sehingga langsung datang ketika akan mendapat giliran ditangani pengobatannya,” ucapnya.
Menurutnya, hal ini juga senada dengan keinginan Bupati Kotim Halikinnor yang meminta manajemen RSUD dr Murjani Sampit terus meningkatkan kualitas pelayanan. Dia berharap layanan di rumah sakit ini semakin lengkap dan berkualitas sehingga warga tidak perlu lagi berobat ke rumah sakit di luar daerah.
“Harapan kita apa yang menjadi harapan Bupati itu bisa terealisasi, karena ini menyangkut pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Terutama agar semua bisa terlayani masalah kesehatannya dengan baik dan cepat,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post