SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong pemerintah daerah memprogramkan bantuan fasilitas MCK (Mantan, Cuci dan Kakus) untuk membantu dan menjaga kesehatan masyarakat.
Terutama untuk masyarakat yang selama ini masih mengandalkan sungai sebagai tempat buang hajat. Sudah seharusnya pemerintah mengubah kebiasaan ini dengan menyediakan MCK di darat.
“Kebersihan keluarga yang berpusat di MCK benar-benar penting. MCK yang sistem kebersihannya buruk akan mengundang banyak tumbuh kuman dan pada akhirnya berisiko menimbulkan bibit penyakit hingga lingkungan tempat tinggal menjadi tidak sehat,” kata Anggota DPRD Kotim, Paisal Darmasing, Senin 6 Maret 2023.
Menurutnya, sejumlah desa di Kecamatan Cempaga juga mengusulkan pembuatan MCK, mengingat selama ini masyarakat hanya membuat jamban di pinggir sungai. Sehingga dirasa masyarakat sudah menyadari akan kebersihan lingkungan hanya saja memerlukan bantuan.
“Karena kebersihan yang terjaga dengan baik, kesehatan akan terus mengikuti kita. Begitu juga kalau MCK tidak bersih maka penyakit juga akan mengikuti kita. Sama– sama diikuti tentunya kita memilih pada yang sehat, yaitu mempunyai MCK yang layak,” tegasnya.
Paisal juga mengatakan, upaya menyadarkan masyarakat akan menjaga kebersihan lingkungan ini harus mendapatkan dukungan dengan cara menyediakan fasilitas penunjang.
“Dengan banyaknya pembangunan MCK pribadi maupun MCK umum di desa, masyarakat diharapkan akan semakin sadar dengan pentingnya MCK. Sehingga hal tersebut akan membangkitkan semangat warga untuk bangkit dan mengerti akan pentingnya kesehatan jasmani maupun rohani,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post