SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti perayaan HUT Kotim ke 70 di Terowongan Nur Mentaya Sampit yang menyisakan banyak sampah di lokasi.
“Sepertinya kesadaran masyarakat di Kotim akan kebersihan lingkungan masih rendah, padahal sudah ada saja tempat sampah disiapkan dari panitia atau di stand-stand jualan itu,” kata Anggota DPRD Kotim, M Abadi, Minggu 8 Januari 2023.
Ia mengajak agar masyarakat lebih peduli kepada lingkungan apalagi baru terlepas dari pandemi yang mana merupakan bawaan dari virus, sehingga ia tidak ingin ada virus baru yang muncul akibat lingkungan yang tidak sehat.
“Mari kita jaga bersama-sama kondisi daerah kita agar tetap bersih, aman dan nyaman. Karena yang menikmatinya juga semua masyarakat, bukan hanya satu pihak yang diuntungkan ketika lingkungan bersih,” ucapnya.
Ditambah lagi, lanjutnya, belum lama ini Bupati Kotim sudah meresmikan sanksi adat bagi pelaku pembuang sampah tidak pada tempatnya atau sembarangan yakni secara adat dayak.
“Seharusnya sanksi ini bisa disegani oleh masyarakat agar jangan sampai membuang sampah sembarangan, terutama di jalan umum dan sungai-sungai atau drainase,” tegasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post