SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini tengah gencar menggali potensi daerah untuk menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dengan mengelola pelabuhan yang ada di Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Apalagi diketahui, pelabuhan tersebut sudah dihibahkan oleh Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kepada Pemerintah Kabupaten Kotim.
“Pelabuhan tersebut akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kotim untuk meningkatkan PAD daerah kita,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkere, Senin 7 Maret 2022.
Dirinya berharap, pelabuhan pelangsian yang dibangun sejak tahun 2014 lalu dengan dana APBN itu dapat menjadi sumber PAD yang baru bagi Kotim dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya yang berada di sekitar pelabuhan.
“Saat ini kami masih mengurus perizinannya, karena di pelabuhan itu masih ada pasar. Jadi kita berupaya bagaimana mengosongkan arel yang ada pasar itu,” ujarnya.
Diketahui pelabuhan itu selama ini memang belum beroperasi secara maksimal, sehingga ketika sudah mendapatkan izin nantinya kapal logistik maupun penumpang bisa memanfaatkan Dermaga Pelangsian sebagai salah satu pelabuhan alternatif.
Bahkan Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson turut mendukung pemerintah mengelola pelabuhan tersebut.
Menurutnya, jika dikelola dengan serius potensi pelabuhan untuk meningkatkan PAD Kotim bisa terlaksana.
“Kalau sarana prasarannya sudah lengkap dan dikelola dengan baik, saya yakin pelabuhan itu akan banyak yang menggunakannya dan secara otomatis pendapatan bagi daerah juga akan meningkat,” ucapnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post