SAMPIT – Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah meminta agar pemerintah melakukan langkah antisipatif dalam menghadapi bencana banjir yang kemungkinan terjadi kembali di Kotim.
“Kita berada hampir di penghujung tahun 2021, dimana biasanya setiap penghujung akhir tahun dan awal tahun berikutnya, curah hujan selalu tinggi dan meningkat. Kadang kala terjadi terus menerus, tentu kondisi ini mengakibatkan tergenangnya air dikawasan pemukiman dan di beberapa kecamatan. Maka dari itu kita perlu meningkatkan kewaspadaan, apalagi berdasarkan hasil kajian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat di bulan November 2021 hingga Februari 2022 berpotensi meningkatnya curah hujan yang tinggi disertai angin kencang dan bahkan dapat memicu bencana alam,” kata Juliansyah, Selasa 7 Desember 2021.
Untuk itu, Fraksi Gerindra menghimbau, agar bersama-sama mewaspadai akan hal bencana yang akan terjadi di musim penghujan ini khususnya di Kotim. “Serta kami mengharapkan kepada pemerintah daerah, terkhusus instansi terkait agar lebih waspada dan responsif terhadap tempat-tempat yang rawan bencana banjir, tergenang air dan lain sebagainya,” ujarnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post