SAMPIT – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Ary Dewar mengatakan, pemerintah harus mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha guna menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang maksimal.
Apalagi ujarnya, telah didengarkan bersama-sama bahwa RAPBD Tahun anggaran 2022 berdasarkan hasil rapat mitra kerja komisi-komisi DPRD, ada beberapa kekurangan anggaran sebagaimana yang disampaikan di dalam laporan hasil rapat kompilasi. Yang mana hasil rapat kerja Komisi I dengan mitra kerjanya, ada usulan penambahan anggaran sebesar Rp. 77.736.686.034, untuk Komisi II ada usulan penambahan anggaran sebesar Rp. 44.225.925.892, sedangkan Komisi III juga ada penambahan usulan anggaran sebesar Rp. 247.802.571.646, dan untuk Komisi IV ada penambahan usulan anggaran sebesar Rp. 192.579.353.768.
Berdasarkan total PAGU APBD Tahun anggaran 2022 yang disepakati sebesar Rp. 1.869.648.670.200, dengan komposisi pendapatan Rp. 1.869.648.670.200, belanja Rp. 1.932.811.373.400. “Atas semua kekurangan yang telah disampaikan tersebut, Fraksi Gerindra berharap kepada pemerintah daerah Kotim melalui SOPD atau Kepala Dinas terkait, agar di dalam pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dapat bekerja lebih maksimal, tepat waktu dan tepat sasaran,” tegas Ary Dewar, Selasa 7 Desember 2021.
Yang kedua lanjutnya, untuk SOPD/Kepala Dinas terkait, dengan PAD agar dapat bekerja secara maksimal dan dapat menggali potensi yang ada di Kotim. “Salah satunya dengan memberikan dan mempermudah pelayanan terhadap masyarakat dan pelaku usaha di Kotim dengan sasaran lebih menggali untuk PAD,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post