SAMPIT – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur mendorong, perusahaan besar swasta (PBS) turut membantu pemerintah dalam menekan angka stunting. Yang mana bisa dilakukan dengan cara memberikan bantuan gizi baik kepada anak-anak yang mengalami stunting ataupun kepada ibu hamil.
“Saya mendorong kepada perusahaan agar dapat membantu, karena dengan situasi keuangan daerah yang juga merosot maka bagaimana caranya agar pihak PBS terutama perkebunan kelapa sawit yang besar-besar bisa membantu,” kata Rudianur, Rabu 1 September 2021.
Terutama ujarnya seperti Wilmar group, KLK group, bisa mencontoh perusahaan Sinar Mas yang sudah memberikan membantu.
“Artinya kita mendorong agar bisa bekerjasama dengan pemerintah Kotim. Bisa dilakukan melalui penyaluran program CSR,” tegasnya.
Menurutnya, dengan adanya program CSR di setiap perusahaan maka perusahaan harus memetakan daerah mana yang ada kasus stunting. Jadi harus mendata masyarakat yang terkena stunting.
“Bentuknya nanti langsung berupa gizi, karena stunting itu ada yang disebabkan karena gizi. Susu dan sebagainya bisa diberikan kepada ibu hamil berawal dari situ dulu,” ujar Legislator Partai Golkar ini.
Rudianur menilai, selama ini Pemerintah sudah cukup bagus dalam menangani kasus stunting, bahkan sudah turun beberapa persen.
“Pemerintah harus terus berupaya agar bisa menekan angka stunting,” pungkasnya.
(dia/hab/matakalteng.com)






















Discussion about this post