SAMPIT – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol mengatakan, harga eceran Gas Elpiji bersubsidi 3 Kg di masing-masing daerah di Kotim berbeda-beda.
Sehingga jangan sampai ada yang salah mengira jika berbeda harga berarti ada penyelewengan. Dirinya menjelaskan, harga eceran tertinggi Gas Elpiji 3 Kg untuk wilayah Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang adalah Rp17.250, Kecamatan Kota Besi dan Mentaya Hilir Utara Rp17.500, Kecamatan Seranau, Mentaya Hilir Selatan dan Cempaga Rp18.000.
Kecamatan Teluk Sampit, Pulau Hanaut, Telawang, Cempaga Hulu dan Parenggean Rp18.250, Kecamatan Tualan Hulu dan Telaga Antang Rp18.500, Kecamatan Mentaya Hulu Rp18.750, Kecamatan Antang Kalang Rp19.250 dan Kecamatan Bukit Santuai Rp21.250, harga tersebut sudah termasuk ongkos angkut dari agen ke pangkalan.
“Setiap kios yang menjual Gas Elpiji 3 Kg diharapkan tidak menjual terlalu tinggi hingga jauh dari HET. Agar masyarakat tidak kesulitan membeli Gas LPJ yang sudah bersubsidi,” ujarnya, Kamis 1 April 2021. Dikatakan, pada masing-masing daerah mempunyai pangkalan tersendiri. Dimana pangkalan ini merupakan distributor terakhir penyaluran Gas Elpiji bersubsidi.
(dia/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post