SAMPIT – Sekretaris Komisi I DPRD Kotim, Hendra Sia angkat bicara terkait dugaan bocornya limbah kelapa sawit dari salah satu perusahaan yang ada di Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hingga mengakibatkan ribuan ikan mati di Sungai Kasai.
“Jika benar, perusahaan harus bertanggung jawab untuk merehabilitasi sungai yang menjadi sumber mata pencaharian serta kehidupan masyarakat di desa Barunang Miri dan desa sekitarnya,” ujar Hendra, Kamis 28 Januari 2021.
Wakil rakyat dari Dapil V ini mendorong dinas terkait segera cek ke lapangan dan memberikan peringatan keras kepada perusahaan yang menyebabkan limbah tersebut sampai bocor, hingga berimbas pada ekonomi masyarakat sekitar.
“Perusahaan harus bertanggung jawab, jangan sampai ini berulang lagi. Karena saya dengar dulu juga pernah bocor,” bebernya.
Ia mengaku prihatin dengan masyarakat yang mata pencaharian dengan mencari ikan di sungai dan menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami DPRD siap turun ke lapangan untuk melihat langsung dampak bagi masyarakat,” tegas Hendra Sia.
(dia/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post