SAMPIT – Anggota fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Khozaini mengatakan, keadaan saat ini yaitu ditengah pandemi Covid-19 harus menjadi referensi dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia juga mengingatkan, selain ditengah pandemi saat ini di Kotim juga akan melaksanakan Pilkada 2020. Sehingga harus bersama-sama menjaga kondusifitas daerah khususnya para kontestan pilkada dengan cara berkompetisi sehat.
“Masyarakat Kotim harus menggunakan suaranya secara sehat dan bijak, agar memilih pemimpin yang hadir dari hati nurani rakyat serta jajaran apartur negara harus netral sesuai dengan aturan berlaku,” ujarnya, Kamis 10 September 2020.
Lanjutnya, saat ini Kotim masih dalam status tanggap darurat Covid-19 belum ada pertanda penurunan. Bahkan saat ini sampai ditahap mengkhawatirkan.
“Sehingga kondisi ini harus jadi referensi dalam penyusunan anggaran. Dan kami dari fraksi Goljar belum mendengar langkah-langkah dan capaian kerja penanganan dan penggunaan anggaran Covid-19 secara transparan. Tolong ini di jelaskan nantinya,” ungkapnya.
Dikatakannya juga, pihaknya berharap pemerintah daerah setempat turut menjelaskan terkait kejelasan proyek multiyers yang ada di Kotim juga seperti sircuit yang dibangun di Km 6,5 dan pasar rakyat yang belum difungsikan.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post