KASONGAN – Ketua DPRD Katingan Marwan Susanto mengatakan bencana banjir terus terjadi di wilayah Kabupaten Katingan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan bencana banjir berdampak terhadap perumahan warga hingga bangunan milik pemerintah juga ikut terendam.
“Ini tentunya menjadi perhatian kami di DPRD, terutama dalam proses pembangunan infrastruktur kedepannya. Jika dalam melaksanakan pembangunan kedepannya harus dipertimbangkan secara matang terlebih dahulu, terutama di daerah rawan banjir,” jelas Marwan Susanto, di Kasongan, Sabtu 8 Juni 2024.
Apa yang dilakukan ini, menurutnya adalah tidak lain dalam rangka mengantisipasi, agar jangan sampai bangunan pemerintah yang dibuat tersebut nantinya malah terendam saat terjadinya bencana banjir.
“Apabila kita tidak mempertimbangan dari dampak bencana banjir, maka akan sangat mengganggu ke depannya. Sebab bencana banjir yang terjadi selama ini, ketinggian airnya lebih tinggi bangunan yang sudah ada. Bahkan air sekarang bisa masuk hingga ke badan jalan, perumahan ataupun perkantoran,”ungkapnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menyarakan salah satu antisipasi lainnya adalah agar pondasi-pondasi bangunan lantai dasar baik gedung sekolah, kantor, maupun fasilitas lainnya yang akan dibangun oleh pemerintah daerah harus lebih tinggi.
“Paling tidak, harus lebih tinggi dari batas air saat terjadi banjir. Dengan adanya bangunan yang lebih tinggi, diharapkan ketika terjadi banjir aset-aset di dalam gedung atau bangunan tersebut tetap aman dan tidak terganggu,” pungkasnya.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post