KASONGAN – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Katingan, Wiwin Susanto, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan panjang yang diperkirakan mencapai puncaknya pada November–Desember 2025.
Hal ini menindaklanjuti peringatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan terkait ancaman banjir di sejumlah wilayah.
Menurut Wiwin Susanto, curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan banjir, genangan air, hingga tanah longsor, terutama di daerah aliran sungai. Karena itu, dia menilai semua pihak perlu bersiap, mulai dari pemerintah daerah, instansi kebencanaan, hingga masyarakat.
“Pemerintah memang punya peran besar dalam penanganan bencana, tapi partisipasi masyarakat juga tidak kalah penting. Kita semua harus peduli, minimal menjaga lingkungan sekitar agar tidak memperparah risiko banjir,” ucapnya, Kamis 25 September 2025.
Politisi PKB menekankan agar pemerintah desa dan RT lebih aktif dalam mengedukasi warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai, tentang langkah-langkah darurat bila banjir terjadi. “Kesiapsiagaan itu harus dimulai dari bawah, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat tidak panik,” tegasnya.
Selain aspek teknis, Wiwin Susanto juga mengingatkan dampak lanjutan dari musim hujan, seperti penyakit menular. “Saya minta Dinas Kesehatan siaga penuh. Jangan sampai setelah banjir, masyarakat justru menghadapi masalah baru berupa meningkatnya kasus DBD atau diare,” tambahnya.
Sebagai wakil rakyat, dia menegaskan DPRD akan mendukung penuh program pemerintah daerah dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana. “Yang terpenting, masyarakat merasa terlindungi dan pemerintah hadir di tengah mereka,” pungkasnya.
(anr/matakalteng.com)



















Discussion about this post