SAMPIT – Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan non formal Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) Legendaria Okta berharap untuk semua pihak memonitoring pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPBD) Tahun 2024 di Kotim.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri workshop transisi PAUD-SD yang menyenangkan. Dimana ujarnya, khusus untuk guru PAUD dan SD diharapkan memiliki pemahaman yang sama dalam PPDB nantinya yaitu ketika anak PAUD sudah lulus dan masuk ke SD.
“Sebagaimana inovasi kami juga tahun ini bahwa nanti akan dilaksanakan seperti magang jadi guru SD bisa magang sebentar di PAUD sebelum mereka lulus,” jelasnya.
Menurutnya, menyampaikan persepsi dalam transisi PAUD-SD menyenangkan ini penting untuk memastikan anak mendapatkan hak pendidikan sesuai kondisi kesiapan bersekolah. Yang mana transisi PAUD-SD merupakan proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD dan penyesuaian diri anak dengan lingkungan belajar baru.
“Ada tiga pilar utama untuk menentukan indikator ketercapaian transisi PAUD-SD, yaitu penyesuaian diri anak dengan tuntutan pembelajaran di SD, kedua kesiapan anak terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SD dan ketiga kemampuan anak dalam membentuk dan mempertahankan hubungan sosial yang sehat,” bebernya.
Tambahnya, dalam pelaksanaan PPDB jenjang SD sekarang ini tes calistung sudah dihapuskan. Sehingga alternatif kegiatan selain tes calistung yang dapat mendukung penguatan transisi PAUD-SD yakni sekolah dapat melakukan kegiatan menyenangkan bersama dan atau berkelompok serta pengenalan siswa/orang tua terhadap sekolah.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post