PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil II (Kotim dan Seruyan), Sutik, menyoroti persoalan banjir dan kerusakan infrastruktur di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dinilai membutuhkan perhatian serius dan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi.
Menurut Sutik, kawasan Jalan HM Arsyad dan sejumlah gang di Kotim kerap dilanda banjir meski hujan turun dengan intensitas ringan. “Pemerintah daerah harus cepat dan sigap menanggapi persoalan ini. Memang kemarin sudah ada perbaikan, tetapi masih kurang. Mudah-mudahan tahun ini ada pembangunan dari provinsi sehingga masalah tersebut bisa teratasi,” ujarnya, Selasa 26 Agustus 2025.
Sutik mengungkapkan, beberapa ruas jalan rusak di Kotim telah mulai diperbaiki menggunakan dana provinsi. Dia menilai langkah ini penting mengingat keterbatasan anggaran kabupaten. “Anggarannya terlalu besar, mencapai ratusan miliar. Kalau hanya mengandalkan kabupaten, mungkin butuh puluhan tahun baru tersentuh,” jelasnya.
Revitalisasi drainase juga menjadi salah satu program yang akan dikerjakan tahun depan. Beberapa ruas jalan, termasuk jalur seberang dari Cempaka, telah diambil alih oleh provinsi agar dapat segera ditangani. Sutik menuturkan, perbaikan jalan di sejumlah wilayah telah memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Jalan provinsi yang menghubungkan Kotim hingga Antang Kalang kini telah mulus.
“Alhamdulillah, jalan yang hancur bertahun-tahun ditunggu masyarakat akhirnya sudah beres tahun ini,” katanya. Dia menambahkan, pembukaan akses jalan dari Pulau Hanaut menuju Katingan lewat Pagatan juga akan memangkas waktu tempuh dan biaya logistik.
“Dulu ongkos angkut pasir bisa sampai tiga jutaan per truk karena harus lewat jalur air dan darat bergantian. Sekarang biaya sudah berkurang separuh lebih karena bisa diangkut langsung ke lokasi,” ungkapnya. Meskipun sebagian perbaikan telah berjalan, Sutik berharap pemerintah provinsi terus memberi perhatian terhadap wilayah yang belum tersentuh pembangunan.
“Alhamdulillah pengerjaan sudah mulai terlihat hasilnya. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang sudah memperhatikan masyarakat, khususnya di Kotim,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post