PALANGKA RAYA – Rutan Palangka Raya mencatat hasil panen ikan lele mencapai 1,2 ton sepanjang Januari hingga April 2026 dari program ketahanan pangan yang dijalankan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Sepanjang Januari hingga April 2026, kami berhasil memanen sekitar 1.200 kilogram ikan lele dari kegiatan budi daya yang dikelola secara mandiri,” ujar Kepala Rutan Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, Rabu (8/4/1026).
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa program Ketapang Rupa terus berjalan dan menunjukkan perkembangan positif.
Kegiatan budi daya lele juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas di lingkungan rutan.
“Program Ketapang Rupa ini tidak hanya berjalan sebagai konsep, tetapi telah memberikan hasil konkret,” katanya.
Wayan mengungkapkan, kegiatan budi daya lele telah dilakukan secara rutin dengan jumlah panen yang terus bertambah.
Ia menambahkan, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam setiap proses kegiatan tersebut.
“Mulai dari penebaran benih, perawatan hingga panen, semuanya melibatkan warga binaan,” ucapnya.
Selain itu, pemanfaatan lahan di lingkungan rutan kini semakin optimal melalui kegiatan produktif tersebut.
Area yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini diubah menjadi sarana pendukung program pembinaan.
“Ke depan, program ini akan terus kami kembangkan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas pembinaan kemandirian,” tutupnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post