• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Jembatan Garuda Dibangun di Barunang Miri, TNI Targetkan Rampung 20 Hari

Jembatan Garuda Dibangun di Barunang Miri, TNI Targetkan Rampung 20 Hari

Senin, 6 April 2026
in Hukrim, Kotawaringin Timur
A A
Foto:DIAN/MATA KALTENG - Ground Breaking Jembatan Garuda secara serentak di Wilayah Kodim 1015/Spt oleh Pangdam XXII/TB di Dusun Tandang, Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kotim, 6 April 2026.

Foto:DIAN/MATA KALTENG - Ground Breaking Jembatan Garuda secara serentak di Wilayah Kodim 1015/Spt oleh Pangdam XXII/TB di Dusun Tandang, Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kotim, 6 April 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Komando Distrik Militer (Kodim) 1015 Sampit memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang ditandai dengan kegiatan ground breaking di lokasi pembangunan, tepatnya di Sungai Tualan.

Jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas kesulitan akses transportasi yang selama ini dialami masyarakat di wilayah tersebut.

Baca juga berita lainnya

Kapolda Kalteng Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Dukung Posko Warga di Puntun

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Polda Kalteng Perkuat Sinergi dengan Tokoh Daerah

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program TNI yang dilaksanakan atas arahan Presiden Republik Indonesia.

“Yang pertama kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memerintahkan kami Kodim 1015 Sampit untuk melaksanakan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, tepatnya di Sungai Tualan,” ujarnya, Senin 6 April 2026.

Ia menjelaskan, jembatan yang dibangun memiliki lebar sungai sekitar 70 meter dengan bentang tanah yang akan dibangun sepanjang 80 meter. Proses pembangunan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 20 hari sejak dimulainya pekerjaan.

“Pembangunan jembatan Garuda di lokasi Barunang Miri ini dimulai sejak hari ini dilaksanakan ground breaking dan dilanjutkan sesuai target kurang lebih 20 hari,” katanya.

Dalam proses pengerjaan, pembangunan jembatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel teknis Jidam XXII/Tambun Bungai, prajurit dari Yonif TP 831 Panunjung Tarung, personel Kodim 1015 Sampit, hingga masyarakat setempat.

Selain itu, pembangunan juga didukung oleh tenaga tukang dari Kodim 1015 Sampit serta konsultan sipil dari wilayah Kotim untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.

“Kami melibatkan unsur teknis dari Jidam 22 Tambun Bungai, personel pekerja dari Yonif TP 831 Panunjung Tarung, termasuk masyarakat sekitar yaitu masyarakat Dusun Tandang Desa Barunang Miri. Kami juga melibatkan konsultan sipil dari wilayah Kotim sehingga pembangunan dapat berjalan lancar, tidak ada kecelakaan kerja, dan spesifikasi pembangunan sesuai modul yang dikeluarkan oleh Pusat TNI Angkatan Darat,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan jembatan tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, khususnya warga Dusun Tandang dan Dusun Kota Baru di Desa Barunang Miri.

“Harapannya jembatan ini dapat membantu dan kuat serta bertahan lama sehingga kesulitan akses yang selama ini dialami oleh masyarakat Dusun Tandang dan Dusun Kota Baru dapat teratasi,” tambahnya.

Sementara itu, warga Dusun Kota Baru, Sidik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut karena akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama bagi anak-anak yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk bersekolah.

“Kami selaku warga sangat berterima kasih dengan adanya bantuan pembangunan Jembatan Garuda ini karena memudahkan akses kami, terutama akses pendidikan bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini warga yang berada di seberang sungai hanya dapat menggunakan kelotok atau lanting untuk menyeberang, sehingga perjalanan menuju sekolah menjadi cukup sulit dan memakan waktu.

“Selama ini kami dari seberang hanya bisa menggunakan kelotok atau lanting sehingga sangat susah anak-anak bersekolah. Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini anak-anak bisa berangkat sendiri atau menggunakan sepeda motor sehingga lebih mudah dan cepat,” katanya.

Sidik juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang demi kesejahteraan masyarakat khususnya kami di Dusun Tandang dan Dusun Kota Baru,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Selain itu, warga juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kodim 1015 Sampit yang telah berinisiatif melaksanakan pembangunan tersebut.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodim 1015 Sampit yang berinisiatif melakukan pembangunan Jembatan Garuda ini. Mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan dapat terus mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin dalam sambutannya melalui sambungan zoom menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dilaksanakan secara serentak di sejumlah titik di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Serentak dilakukan di 15 titik yang tersebar di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

“Kita berharap kehadiran jembatan bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan wujud nyata komitmen TNI khususnya Kodam XXII Tambun Bungai dalam mendukung percepatan pembangunan daerah guna meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini sulit terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai bagian dari program bakti TNI untuk negeri.

“Nama Perintis Garuda mengandung filosofi semangat pembangunan dan keberanian untuk membuka jalan bagi kemajuan masyarakat di pelosok,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan jembatan tersebut mampu mengatasi kendala geografis yang selama ini menghambat aktivitas warga serta meningkatkan akses terhadap pelayanan publik dan distribusi logistik.

Secara ekonomi, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat membuka akses pasar bagi masyarakat sehingga potensi ekonomi lokal dapat berkembang.

“Dengan akses yang lebih terbuka, masyarakat akan lebih mudah memasarkan hasil bumi dan menggerakkan roda perekonomian mikro yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pangdam juga menekankan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan agar mengutamakan faktor keamanan serta kualitas pekerjaan agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Saya tekankan agar senantiasa mengutamakan faktor keamanan dan kualitas pembangunan. Pastikan pengerjaan dilakukan sesuai standar teknis agar jembatan ini memiliki masa pakai yang panjang dan bermanfaat secara optimal,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari kita laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan integritas yang tinggi demi memberikan persembahan terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Belanja Pegawai Dibatasi, DPRD Minta Nasib P3K Tak Dikorbankan

Next Post

Ground Breaking Jembatan Garuda di Parenggean, Diharapkan Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan

Berita Terkait

Hukrim

Kapolda Kalteng Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Dukung Posko Warga di Puntun

Senin, 1 Juni 2026
Hukrim

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Polda Kalteng Perkuat Sinergi dengan Tokoh Daerah

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Hukrim

Polsek Sabangau Selesaikan Perselisihan Keluarga Secara Mediasi

Senin, 1 Juni 2026
Load More
Next Post

Ground Breaking Jembatan Garuda di Parenggean, Diharapkan Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan

Danrem 102/Panju Panjung Paparkan Dampak Kehadiran Korem di Kotim

Pemprov Pastikan Layanan Haji Optimal, 78 Jemaah Lansia Diprioritaskan

Selain Jembatan Garuda, DPRD Harap Ada Jembatan Beton di Dusun Tandang

RDP Plasma Sawit Memanas, DPRD Kotim Tegaskan Perusahaan Harus Hadirkan Pimpinan

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK