PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah mengerahkan sebanyak 2.373 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Telabang 2026 di wilayah setempat.
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026,” kata Kepala Biro Operasional Polda Kalteng Kombes Pol Sugeng Riyadi di Palangka Raya, Kamis (12/3/2026).
Pengamanan Lebaran tersebut melibatkan unsur kepolisian bersama instansi terkait yang tergabung dalam pengamanan terpadu.
Total personel yang diterjunkan mencapai 2.373 orang yang berasal dari berbagai unsur di tingkat daerah.
“Sebanyak 1.501 personel berasal dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan 872 personel dari Polda Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ribuan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah pos yang disiapkan untuk mendukung pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.
Sebanyak 53 pos disiapkan dalam operasi tersebut yang terdiri atas pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
“Operasi Ketupat Telabang 2026 dilaksanakan mulai 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” ucap Sugeng.
Ia menjelaskan pengamanan difokuskan pada sejumlah titik keramaian seperti tempat ibadah, pelabuhan, terminal, pusat perbelanjaan, pasar, hingga bandara dengan total 1.001 lokasi pengamanan.
Polda Kalteng juga memprediksi arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang besar, yakni pada 14–15 Maret serta 19–20 Maret, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret.
“Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan pos yang tersedia untuk beristirahat agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman,” kata Sugeng.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post