SAMPIT – Penangkapan dramatis yang sempat menghebohkan warga di kawasan Pasar Keramat, Kecamatan Baamang, Kota Sampit, pada Selasa, 14 Oktober 2025 siang, akhirnya terungkap. Polisi memastikan bahwa pria yang diamankan dalam insiden tersebut merupakan pelaku pencurian elektronik yang telah beraksi di sejumlah lokasi di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan oleh jajaran Tim Resmob Macan Mentaya yang dibantu personel Polsek Baamang.
“Benar, Polres Kotim yang menangani kasus tersebut. Pelaku yang diamankan merupakan terduga pencurian barang-barang elektronik,” ujar Iyudi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 15 Oktober 2025.
Menurutnya, saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Kotim. Polisi juga tengah mendalami apakah pelaku terlibat dalam kasus pencurian di salah satu kantor media di Sampit.
“Masih diperiksa. Nanti akan kami rilis,” bebernya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa penangkapan tersebut berlangsung menegangkan. Terduga pelaku sempat berusaha melarikan diri ketika petugas berpakaian preman berusaha meringkusnya di sekitar kawasan pasar.
Dalam situasi tersebut, anggota kepolisian melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan pelaku yang mencoba kabur. Aksi itu sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar untuk melihat kejadian.
Tak berhenti di situ, pelaku bahkan sempat bersembunyi di dalam sumur di dekat lokasi untuk menghindari kejaran petugas. Setelah beberapa saat pencarian, pelaku akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Kotim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil informasi yang dihimpun bahwa, pelaku diduga kuat terlibat dalam serangkaian kasus pencurian di puluhan lokasi berbeda di wilayah Sampit.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post