SAMPIT – Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini, seorang wanita bernama Nur Hanifa (22) menjadi korban pencurian motor yang kreditnya tinggal empat bulan lagi.
Hal itu berdasarkan pangkuan dari ibu korban bernama Fitriani, menurutnya peristiwa ini terjadi pada Selasa 21 Mei 2024 petang. Sepeda motor milik anaknya Honda Genio warna merah hitam yang disimpan di depan kosnya Jalan H Anang Santawi, Gang Anugrah, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, berhasil dibawa kabur oleh pencuri.
“Saat itu hujan lebat, motornya parkir di depan kosnya. Karena menunggu hujan reda mau beli ayam goreng,” kata ibu korban kepada wartawan ini. Kamis, 23 Mei 2024.
Sialnya, saat hujan reda korban hendak berangkat, melihat motornya di depan kos sudah tidak ada di posisi yang ia simpan.
“Waktu mau berangkat, motornya sudah hilang. Memang saat itu anak saya baru kali itu simpan motor di luar, karena niatnya hendak beli ayam goreng itu. Tapi tahu-tahunya motor sudah dibawa kabur pencuri,” bebernya.
Padahal, cicilan kredit sepeda motor anaknya tersebut sudah berjalan selama 20 bulan dan tersisa empat bulan lagi untuk lunas.
“Anak saya kerja toko di PPM sana. Dia memang di kosnya tinggal sendiri. Saat kejadian kami berada di kampung,” ucapnya.
Untuk diketahui, bahwa aksi pencurian ini terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pelaku mendorong motor korban dan kemudian melarikan diri.
“Kalau dari rekaman CCTV pelakunya berjumlah dua orang. Tapi temannya ada juga yang menunggu,” jelas ibu korban.
Akibat kejadian ini, ibu korban telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak Kepolisian.
“Sudah dilaporkan ke Polsek Ketapang,” ujarnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post