SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyalurkan bantuan bahan pangan kepada korban banjir di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU). Sebanyak 250 kepala keluarga (KK) menerima bantuan bahan pangan dari cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD).
“Seperti yang telah kita ketahui bersama, pada awal – awal bulan Mei 2024 di Kabupaten Kotim curah hujannya sangat tinggi, kondisi ini diperparah dengan air pasang laut yang tinggi serta sungai yang tidak bisa menampung lagi debit air sehingga menyebabkan bencana banjir, ” kata Asisten 1 Setda Kotim, Jumat 24 Mei 2024.
Itu ia sampaikan saat dirinya mewakili Bupati Kotim Halikinnor menyerahkan bantuan bahan pangan di Desa Bagendang Tengah Ramban, Kecamatan MHU.
Lanjutnya, dibeberapa desa di Kabupaten Kotim mengalami bencana banjir, salah satu adalah di Desa Bagendang Tengah itu.
Disampaikan pada 4 – 17 Mei 2024 beberapa desa ditetapkan status tanggap darurat bencana banjir.
Bencana banjir di desa itu ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa, hal ini mengakibatkan fasilitas sosial seperti puskesmas tidak berfungsi, sumur-sumur warga banyak terendam, untuk keperluan air bersih sehari hari warga Desa Bagendang Tengah mendapatkan bantuan dari PDAM Sampit.
“Bencana banjir ini mengganggu aktivitas sehari hari sehingga kehidupan warga Desa Bagendang Tengah dan dampak bencana banjir masih dirasakan sampai saat ini,” ucapnya.
Diungkapkan, dampak bencana banjir di Desa Bagendang Tengah adalah kerugian ekonomi atau gangguan ekonomi dimana warga tidak bisa beraktivitas untuk memenuhi kehidupan diri sendiri dan keluarga akan pangan. Hal ini menurutnya menjadi tugas Pemkab Kotim dalam mengatasi dampak yang ditimbulkan. Sehingga seiring berjalannya waktu permasalahan yang ditimbulkan akibat dari bencana banjir sedikit demi sedikit dapat diatasi.
“Dan hari ini kami menyerahkan bantuan bahan pangan dari CPPD untuk warga di Desa Bagendang Tengah. Ini sebagai wujud rasa keprihatinan dan kepedulian kami sesama manusia untuk sedikit meringankan beban yang dirasakan oleh korban bencana banjir yang terjadi di desa ini,” ungkapnya.
Disebutnya, stok beras CPPD Kotim sebesar 42.499 kg beras CPPD ini disimpan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sampit. CPPD itu digunakan jika sewaktu-waktu ada bencana banjir dan kekeringan.
Lanjutnya, saat ini CPPD itu disalurkan ke Desa Bagendang Tengah sebanyak 2.500 kg dengan jumlah penerima sebanyak 250 KK.
“Setiap KK akan menerima 10 kg, jadi total hari ini untuk Desa Bagendang Tengah itu 2.500 kg. Kami menyadari bahwa bantuan yang kami serahkan tersebut tidak dapat memenuhi sepenuhnya kebutuhan warga Desa Bagendang Tengah dampak akibat bencana banjir, namun setidaknya diharapkan dapat membantu dan meringankan beban yang dirasakan warga kita,” tutupnya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post