PALANGKA RAYA – Kepala Lembaga Pemasyarakat Perempuan (LPP) Kelas IIA Palangka Raya, Sri Astiana mengatakan, jika dari 214 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yanga ada di LPP setempat, sebanyak 99 WBP yang telah terdapat sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Banyak kendala kenapa jadi hanya 99 WBP saja yang terdaftar DPT. Salah satunya, yakni KK WBP yang tidak sinkron dengan data,” katanya, Senin, 15 Januari 2024
Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi bersama KPU, agar para WBP yang tidak terdata dalam DPT dapat segera terdata.
Pasalnya, tahun ini merupakan yang pertama kalinya LPP Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan pemilu di Lapas.
“Sebelumnya DPT kita hanya lima orang, sehingga kita WBP masuk dalam DPT di Lapas Kelas IIA Palangka Raya. Jadi kita kawal lima WBP untuk mencoblos. Kalau sekarang berbeda, kita juga melaksanakan,” ucapnya.
Lebih lanjut Sri Astiana mengatakan, jika pihaknya juga telah berkoordinasi bersama Polri dan TNI untuk membantu pengamanan selama jalannya pemilu di LPP Kelas IIA Palangka Raya.
“Kalau dari KPPS sebanyak tujuh orang. Sisanya kami meminta kepada petugas LPP Kelas IIA yang tidak piket untuk membantu memback up pengamanan,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post