SAMPIT – Sempat viral memiliki mobil mewah dan rumah bagus bertingkat dua, Diduga ibu rumah tangga berinisial M (43) ini masih menjadi koordinator pengamen anak jalanan.
Diapun nampak telah menjadi toko emas berjalan, bahkan memamerkan dan menawarkan ingin memberikan salah satu perhiasannya kepada petugas yang mengamankan serta para wartawan yang tengah meliput.
“Kita berhasil mengamankan ibu M, dengan sejumlah barang bukti, yaitu uang tunai Rp 2.100.000, satu buah handphone merek vivo, emas sejumlah Rp 51.835.500 dengan lembar 21 kwitansi serta perak sejumlah Rp 965.600 dengan 14 lembar kwitansi,” kata Sugeng Riyanto selaku Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah, Satpol PP, Senin 24 Juli 2023.
Menurutnya, saat ini pihaknya tengah memproses BAP yang bersangkutan untuk segera diserahkan kepada Polres Kotim. Karena sampai sekarang yang bersangkutan ini masih tidak mengakui perbuatannya, padahal barang bukti sudah ada.
“Dia mengaku mau menjemput suaminya yang sedang pijat di daerah Baamang, namun kami mengetahui beliau ini sedang mengintai di sekitar Kantor Satpol PP. Bahkan diamankan pun di dekat kantor sini, kita jalan kaki saja waktu mengamankan,” tegasnya.
Sementara itu diketahui, ibu M mengaku hanya memiliki dua orang anak dan menurutnya anaknya masih berstatus sekolah di Kabupaten Seruyan.
“Sekarang saya masih memproses surat kepindahan sekolah anak saya ke Sampit, tapi untuk proses itu memerlukan biaya dan saya juga tidak ada memaksa anak saya untuk mengamen. Itu kemauan mereka sendiri kalau mereka ingin berangkat maka saya persilahkan kalaupun tidak juga tidak masalah, karena saya juga punya usaha menjual ikan di pasar,” ucap M saat diwawancarai wartawan.
Dia juga menawarkan beberapa perhiasannya seperti gelang dan kalung kaki kepada sejumlah petugas yang saat itu berada di sekitarnya beserta kepada para wartawan. “Kalau ada yang mau silahkan ambil, tapi yang kecil ini saja. Asalkan saya bisa dibebaskan, karena saya ingin menjemput suami saya,” ucapnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post