• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 15 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Puluhan Konflik Perkebunan Masih Bergulir, Pemkab Kotim Bentuk Tim Khusus Penanganan Sengketa

Puluhan Konflik Perkebunan Masih Bergulir, Pemkab Kotim Bentuk Tim Khusus Penanganan Sengketa

Rabu, 20 Mei 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:DIAN/MATA KALTENG - Kunjungan Kerja Ketua DPRD beserta seluruh anggota
Komisi II DPRD Provinsi Kalteng dengan Bupati Kotim dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjalankan fungsi legislasi DPRD di Rujab Bupati, 19 Mei 2026.

Foto:DIAN/MATA KALTENG - Kunjungan Kerja Ketua DPRD beserta seluruh anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng dengan Bupati Kotim dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjalankan fungsi legislasi DPRD di Rujab Bupati, 19 Mei 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat puluhan konflik antara masyarakat dan perusahaan perkebunan masih dalam proses penyelesaian. Berbagai persoalan mulai dari sengketa lahan, kewajiban plasma hingga konflik internal koperasi menjadi tantangan yang kini terus ditangani pemerintah daerah.

 

Baca juga berita lainnya

Pemkab Kotim Ajukan Rp1,702 Triliun Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD

Kotim Targetkan Predikat “Sangat Inovatif”, 109 Inovasi Telah Dikembangkan hingga 2025

MPLS Ramah Jadi Awal Pembentukan Karakter Pelajar SMP di Kotim

Orang Tua Diminta Awasi Penggunaan Gadget Anak di Usia Remaja

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kotim, Waren mengatakan, laporan konflik yang masuk ke pemerintah daerah jumlahnya mencapai lebih dari 80 kasus. Dari total tersebut, sebagian berhasil diselesaikan, sementara sisanya masih berproses melalui mediasi dan penanganan lintas pihak.

 

“Yang sudah masuk ke kita ini hampir 80 lebih. Dan yang sudah selesai hampir 50-an, sisanya masih dalam proses penyelesaian,” ujarnya, Rabu 20 Mei 2026.

 

Menurut Waren, konflik yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan, tetapi juga menyangkut persoalan plasma 20 persen, konflik koperasi hingga perselisihan antar kelompok tani di sejumlah wilayah perkebunan.

 

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi dengan menyesuaikan regulasi dan kondisi di lapangan, terutama terkait kewajiban perusahaan dalam memenuhi plasma untuk masyarakat sekitar.

 

“Memang ada pilihan apabila dalam perpanjangan HGU, mereka bisa melakukan pembentukan plasma 20 persen kepada masyarakat sesuai kebijakan pemerintah daerah,” katanya.

 

Saat ini, kata dia, terdapat sekitar 56 perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kotim. Sebagian perusahaan disebut telah menjalankan kewajiban plasma, meski implementasinya belum merata di seluruh wilayah.

 

“Hampir 56 perusahaan yang ada di Kotim. Beberapa perusahaan memang sudah ada yang menerapkan 20 persen itu,” ucapnya.

 

Untuk mempercepat penyelesaian persoalan yang terus bermunculan, Pemkab Kotim membentuk tim penyelesaian konflik sosial dan tim penyelesaian konflik pertanahan. Tim tersebut bertugas memfasilitasi mediasi serta mengakomodasi berbagai laporan masyarakat terkait sengketa dengan perusahaan.

 

“Kita sudah melakukan langkah-langkah melalui tim penyelesaian konflik sosial maupun tim penyelesaian konflik pertanahan untuk mengakomodir apa yang disampaikan masyarakat,” tegasnya.

 

Persoalan konflik perkebunan di Kotim sendiri turut menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Tengah saat melakukan kunjungan kerja ke daerah tersebut.

 

Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong menyebut Kotim menjadi salah satu daerah dengan persoalan konflik perkebunan paling banyak di Kalimantan Tengah.

 

“Karena memang persoalannya paling banyak muncul di Kotim dibanding daerah lain,” ujarnya.

 

Menurut Arton, DPRD Kalteng sebelumnya menerima berbagai laporan dan surat pengaduan masyarakat terkait konflik dengan perusahaan perkebunan. Namun sebelum menggelar rapat dengar pendapat, pihaknya memilih turun langsung untuk melihat sejauh mana proses penyelesaian yang dilakukan pemerintah daerah.

 

Ia mengapresiasi langkah Pemkab Kotim yang dinilai cukup aktif menangani konflik-konflik tersebut meski sebagian persoalan sudah berlangsung cukup lama dan saling berkaitan.

 

“Penyelesaian ini kita lihat cukup baik dan perlu diapresiasi. Hanya memang karena persoalannya sudah lama dan cukup banyak, maka penyelesaiannya juga tidak mudah,” katanya.

 

Arton mengingatkan, konflik yang tidak segera ditangani berpotensi memengaruhi stabilitas investasi di daerah. Karena itu, ia berharap penyelesaian sengketa dapat dilakukan secara adil agar kepentingan masyarakat maupun dunia usaha tetap terjaga.

 

“Kalau tidak diselesaikan dengan baik tentu bisa mengganggu iklim investasi dan akhirnya daerah juga ikut terdampak,” tandasnya.

 

(dia/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Posyandu Tak Lagi Hanya Tempat Timbang Balita, Kotim Mulai Terapkan Layanan Semua Usia

Next Post

Gubernur Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Zirkon di Kalteng

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Ajukan Rp1,702 Triliun Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD

Senin, 13 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Kotim Targetkan Predikat “Sangat Inovatif”, 109 Inovasi Telah Dikembangkan hingga 2025

Senin, 13 Juli 2026
Kotawaringin Timur

MPLS Ramah Jadi Awal Pembentukan Karakter Pelajar SMP di Kotim

Senin, 13 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Orang Tua Diminta Awasi Penggunaan Gadget Anak di Usia Remaja

Senin, 13 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Wabup Kotim Dorong Siswa Baru SMP Bangun Kemandirian Sejak Hari Pertama Sekolah

Senin, 13 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Pj Sekda Kotim: Koperasi dan UMKM Harus Bertransformasi agar Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah

Minggu, 12 Juli 2026
Load More
Next Post

Gubernur Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Zirkon di Kalteng

Inspektorat Kalteng Turun Lapangan Selidiki Polemik Pengecatan Jalan

Peserta Lomba Manjawet Uwei Tampilkan Motif Filosofi Kehidupan Masyarakat Dayak

Gubernur Kalteng Ingin Kepala OPD Berkompeten dan Punya Pola Pikir Membangun

Murung Raya Pertahankan Juara Umum di Lomba Sepak Sawut FBIM 2026

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Bau Sampah Masih Hantui SMPN 3 Sampit, Kepala Sekolah Berharap Ada Solusi Nyata

Senin, 13 Juli 2026

Bupati Kotim Instruksikan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran Ayah dalam Pendidikan

Sabtu, 11 Juli 2026

BPBD Kotim Tangani Dua Titik Karhutla, Satu Berada Dekat Kawasan Bandara

Jumat, 3 Juli 2026

Berawal dari Mimpi Kecil, Siswi SD Asal Sampit Sukses Bawa Kalimantan Tengah Jadi Juara Nasional

Selasa, 30 Juni 2026

Harga Telur Terus Turun, Pemkab Kotim Sidak Distributor untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Lindungi Peternak

Senin, 29 Juni 2026

Diduga Tertipu Jual-beli Tanah Rp2 Miliar, Pengusaha di Palangka Raya Lapor ke Polda Kalteng

Sabtu, 27 Juni 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12234 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5951 shares
    Share 2380 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3805 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2788 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

get jads=ipt>window.jads||[],"tem-ob"==t ( typdow.jads&&"tem-ob"==t ( typdow.j.library&&(dow.j.library.temKeys(dow.jads)ents.forE(ach(func(s){dow.j.library.e="ets=dow.j.library.e="ets||[],dow.j.library.e="etsgent.indedow.jads[s])<0&&dow.j.library.e="etsgpushedow.jads[s])})),dow.j.library.ipttentE(ach(func(){datk%2sjuo((ach(func(){if(atem-ob"==t ( typdow.jads&&dow.jads.l%20th){ra">s=dow.jads.slice(0);dow.j.library.temKeys(s)ents.forE(ach(func(e){dow.j.library.e="ets=dow.j.library.e="ets||[];ra">a=dow.j.library.e="etsgent.indes[e]);a>-1&&dow.j.library.e="etsgsplice(a,1),(a=dow.jads.ent.indes[e]))>-1&&dow.jads.splice(a,1),dow.j.library.aveate_jses[e].url,"denikanync")}))}}),3e3)})) } );