SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) merencanakan pembangunan panti jompo yang dilengkapi dengan petugas kesehatan. Hal ini karena cukup banyaknya orang tua jompo di Kotim yang memerlukan bantuan itu.
“Saya sudah minta camat yang ada di Kota Sampit mendata orang tua jompo,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Selasa 20 Februari 2024.
Disampaikannya, berdasarkan informasi dari camat jumlah orang tua jompo terutama di Kecamatan Baamang cukup banyak. Sebagian besar dari mereka sangat memerlukan bantuan dari orang lain. Pasalnya ada yang tidak memiliki anak, hanya anak angkat hingga sebatang kara tidak ada sanak keluarga.
“Mereka sangat membutuhkan bantuan orang lain, karena kondisi mereka yang tidak memungkinkan ditambah lagi ada yang tidak punya keluarga juga ada yang hanya punya anak angkat,” terangnya.
Oleh sebab itu, Pemkab Kotim akan membahas upaya yang akan dilakukan untuk kesejahteraan orang tua jompo tersebut. Karena orang tua jompo masih tanggung jawab negara dalam hal ini juga pemerintah daerah.
Dirinya pun merencanakan akan membangun panti jompo lengkap dengan perewatnya. Karena kondisi kesehatan orang lanjut usia itu berbeda dengan orang masih muda. Sehingga perlu perawatan rutin agar mereka tetap bugar.
“Nanti kami akan pertimbangkan membuat bangunan khusus menampung lengkap dengan perawatnya. Mereka perlu perawat untuk mengkontrol kesehatannya setiap saat . Panti itu nantinya untuk yang tidak ada keluarganya jadi mereka terawat,” tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post