• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Kerasnya Kehidupan Ditengah Covid-19 Mengharuskan Para Motoris Berinovasi

Kerasnya Kehidupan Ditengah Covid-19 Mengharuskan Para Motoris Berinovasi

Sabtu, 12 Desember 2020
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO: DIAN TARESA/MATA KALTENG - Sejumlah kelotok susur sungai yang ada di Sampit, Kotim.

FOTO: DIAN TARESA/MATA KALTENG - Sejumlah kelotok susur sungai yang ada di Sampit, Kotim.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Ditengah pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga selesai, mengharuskan masyarakat memutar kepala untuk mencari ide-ide cemerlang agar bisa mempertahankan perekonimian. 

Khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) banyak yang terdampak pandemi Covid-19. Bahkan yang sangat merasakan dampaknya yakni para motoris penyebarangan sungai mentaya.

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Salah seorang motoris Robi mengatakan, dirinya banyak sekali kehilangan pelanggan ditengah pandemi ini. Selain itu juga lantaran sudah adanya feri penyebarangan yang tersedia.

“Sebelum adanya virus corona, yang menyebarang lumayan banyak. Tapi di tahun ini jarang sekali ada yang menyebrang, apalagi sudah ada feri penyebrangan. Sekarang orang-orang sudah menggunakan sepeda motor dan akan menyebrang menggunakan feri,” tutur Robi, Sabtu 12 Desember 2020.

Dengan mata yang sedikit menyipit lantaran Robi tersenyum dibalik masker yang digunakannya, Robi menyebutkan meski demikian dirinya tetap bersyukur karena masih ada beberapa warga yang menggunakan jasanya untuk menyebrang.

Meski tidak banyak, namun beberapa warga mentaya seberang yang ingin berjualan di pusat perbelanjaan mentaya (PPM) masih setia menggunakan jasanya.

Robi mengaku sudah 15 tahun lamanya menggeluti usaha ini, sehingga dirinya tidak bisa meninggalkan usaha ini begitu saja setelah pengguna jasa berkurang. Ia dan keluarga menggantungkan hidupnya pada penghasilkan sebagai motoris kelotok penyebrangan.

Berbekal keyakinan Robi akhirnya mulai mengambil job sebagai motoris susur sungai, meski sebelum pandemi melanda negeri ini dirinya memang sudah beberapa kali menjadi motoris susur sungai. Namun baru setelah ada pandemi inilah dirinya sangat serius menggeluti usaha susur sungai.

“Saya harus berinovasi agar mendapatkan penghasilan lebih. Salah satunya dengan usaha susur sungai ini, jadi saya tidak hanya menyebrangkan pengunjung namun juga bisa melayani pengunjung yang ingin melihat pinggiran sungai mentaya,” bebernya.

Bahkan Robi sudah mulai menghias kelotoknya sejak empat bulan lalu, demi menarik pengunjung yang lebih banyak. Dan menurutnya cara itu berhasil dengan terbukti meningkatnya pengunjung terutama untuk susur sungai.

“Sebelum dihias pendapatan saya per hari sekitar Rp 100 ribu, sedangkan saat sudah dihias per harinya bisa mencapai Rp 300 ribu,” ucapnya dengan nada semangat.

Seolah tidak mengenal lelah, Robi mengaku sejak pagi hingga malam hari dirinya menjaga kelotok (perahu kecil) Karena pengunjung bisa datang kapan saja, sehingga kelotok harus selalu ada yang menunggu.

Sedangkan untuk wisata susur sungai menurutnya mulai ramai dikunjungi sekitar pukul 16.00 WIB hingga menjelang magrib pukul 17.40 WIB. Terkhusus untuk hari Sabtu dan Minggu diakuinya pengunjung lebih banyak dibanding hari biasanya.

Tarif susur sungai dipatoknga sama sama dengan motoris lain yakni dari pelabuhan menuju PT Sampit Rp 200 ribu, dari pelabuhan menuju Bandara Rp 150 ribu, sedangkan dari kampung ke kampung Rp 50 ribu.

“Kalau cuma mau menyebarang, satu orang 5 ribu. Di saat pandemi ini lebih banyak pengunjung susur sungai dibanding penyebrangan,” ujarnya.

Ditambahkan juga oleh motoris lainnya Putra, usaha susur sungai ini sebelum adanya virus korona belum ramai, ditambah dengan rencana dari pemerintah pariwisata susur sungai belum ada.

“Sekarang karena corona orang tidak ada pilihan tempat hiburan lain selain susur sungai. Dibantu pemerintah juga karena susur sungai mulai digencarkan sebagai pariwisata Kotim,” sebut Putra.

Menurutnya, para motoris yang diketahui berkelompok-kelompok di masing-masing wilayah pinggiran Sungai Mentaya ada 24 jam di pelabuhan berjaga secara bergantian masing-masing nahkoda.

Dimana sebut Putra, untuk kelompoknya bersama Robi ada 41 kelotok yang diketuai oleh Taufik. Dan dari sejumlah tersebut, ada sekitar 35 kelotok yang dihias untuk menarik minat pengunjung. Sedangkan kelompok motoris lainnya ada yang beranggotakan 44 kelotok, 40 kelotok hingga total seluruhnya lebih dari 100 kelotok motoris yang tersedia di Sampit.

“Menghias ini inisiatif sendiri, awalnya ada kejadian orang nyebrang ngangkut barang. Dan kursi ditaroh di atas. Ternyata malah ramai yang mau berkunjung, dan kelotok lain juga jadi ikut ada kursi di atas,” ungkapnya.

Sehingga pihaknya sepakat untuk menghias kelotok semua dengan modal sendiri-sendiri. Dan sampai saat ini modal sudah kembali berkat banyaknya pengunjung.

Dirinya mengaku usaha penyebrangan dan susur sungai ini adalah usaha dan sumber penghasilan satu-satunya para motoris yang terdaftar dalam kelompok.

“Kami berharap dapat bantuan dari pemerintah, karena ini juga wisata untuk daerah dan akan mengenalkan daerah. Untuk menghias kelotok itu memakan modal yang lumayan besar bagi kami, satu kelotok saja ada yang menghabiskan modal hingga Rp 2 juta,” ujarnya.

Terhadap virus Covid-19 ini tersimpan juga harapan penuh agar Pandemi Covid-19 segera usai dan masyarakat bisa dengan nyaman serta tidak was-was lagi untuk menikmati indahnya wisata susur sungai Mentaya.

(dia/matakalteng.com)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Terjadi Perbedaan Jumlah Suara Pemilihan Gubernur dan Bupati di Kotim

Next Post

Gubernur Minta Stakeholder Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Gubernur Minta Stakeholder Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Manfaatkan Dana Desa Penanggulangan Covid-19

Ditemukan Adanya Pelanggaran, Dua TPS di Kotim Gelar Pemungutan Suara Ulang Hari Ini

Partisipasi Pemilih Pilkada Tahun 2020 Tidak Capai Target

Jalan Kuala Kurun-Palangka Raya Rusak Parah, Ini Saran DPRD Gunung Mas

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK