SAMPIT – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) akan menyiapkan pawang buaya pada saat pelaksanaan mandi Safar di sungai Mentaya yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu, 23 Oktober 2019 mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Sekda Kotim Halikinnor, Rabu, 2 Oktober 2019.
“Pawang buaya akan kami libatkan dalam kegiatan mandi Safar yang tiap tahunnya rutin dilaksanakan di Kota Sampit. Selain itu, kawasan sungai Mentaya juga ada disisir menggunakam speedboat untuk memastikan tidak ada buaya sehingga nantinya acara akan berjalan lancar dan aman,” kata Halikin.
Sebelumnya di sekitaran sungai yang dekat Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) terlihat ada buaya yang muncul. Hal inilah yang membuat Pemkab Kotim berinisiatif memanggil pawang buaya.
Sekda Kotim juga mengimbau agar para peserta mandi Safar tidak berenang seorang diri. Saat pelaksanaan ini nantinya juga akan melibatkan pihak pengamanan seperti polisi, Badan SAR dan Nasional dan juga Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Kita tetap akan melaksanakan acara ini. Kejadian seperti ini tidak hanya satu kali, tahun lalu juga ada kemunculan buaya saat hendak pelaksanakan mandi Safar, dan Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Begitu juga dengan tahun ini, diharapkan aman dan lancar,” tutur Sekda Kotim.
(shb/matakalteng.com)
















Discussion about this post