PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat langkah menuju swasembada pangan dengan mengoptimalkan sektor perikanan, salah satunya melalui rencana revitalisasi Balai Benih Ikan (BBI) Talohen di Kabupaten Barito Timur yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng, Sri Widanarni, dengan Bupati Barito Timur, M. Yamin, di ruang kerja Kepala Dislutkan Prov. Kalteng di Palangka Raya belum lama ini. Dalam pertemuan itu, dibahas kondisi BBI Talohen yang memiliki potensi besar, namun belum tergarap optimal.
Dari total fasilitas yang tersedia, tercatat sebanyak 37 kolam belum difungsikan secara maksimal, sehingga berdampak pada belum optimalnya produksi benih maupun hasil budidaya ikan. Bupati Barito Timur, M. Yamin, menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani agar tidak menghambat pengembangan sektor perikanan di daerah.
“Potensi BBI Talohen sangat besar. Kita berharap fasilitas ini segera dioptimalkan kembali agar mampu mendukung peningkatan produksi perikanan dan kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya, Jumat 3 April 2026. Sementara itu, Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyatakan pihaknya akan mengusulkan revitalisasi BBI Talohen kepada Gubernur Kalimantan Tengah sebagai langkah strategis penguatan sektor perikanan berbasis potensi lokal.
“Selama ini potensi BBI Talohen belum dimanfaatkan optimal. Melalui revitalisasi, kita targetkan peningkatan produksi benih dan hasil budidaya ikan sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut akan disinergikan dengan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, termasuk pengembangan program tematik yang berfokus pada peningkatan nilai tambah dan daya saing produk perikanan. Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh langkah revitalisasi tersebut, baik dari sisi kebijakan maupun koordinasi di lapangan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pelaku usaha, revitalisasi BBI Talohen diharapkan mampu menjadi penggerak peningkatan produksi perikanan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post