SAMPIT – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Baamang melaksanakan ziarah dan doa bersama di makam almarhum Kak Sufiansyah selaku Camat Baamang sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasinya dalam membangun serta membina pendidikan kepramukaan di wilayah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kegiatan tersebut dilaksanakan, tepat pada hari ketujuh setelah pemakaman almarhum. Ketua Harian Kwarran Gerakan Pramuka Baamang, Amrullah, menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat berjasa bagi perkembangan gerakan pramuka di Baamang.
“Almarhum Kak Sufiansyah semasa hidup pernah menjabat sebagai Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Baamang masa bakti 2012–2021 dan juga Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Baamang masa bakti 2023–2026. Selama memimpin Kwarran Baamang banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan, baik kegiatan kepramukaan, sosial, kemasyarakatan maupun keagamaan hingga berhasil meraih predikat Kwarran tergiat dan berprestasi se-Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar Amrullah, Jumat 3 April 2026.
Ziarah dan doa tersebut diikuti oleh Ketua Harian, para pengurus Kwarran, serta Dewan Kerja Ranting (DKR) Baamang. Mereka bersama-sama memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa almarhum yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan gerakan pramuka di daerah tersebut.
Amrullah juga menuturkan, salah satu gagasan yang hingga kini masih terus dilaksanakan adalah kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. Kegiatan itu bahkan telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat di Kecamatan Baamang.
“Salah satu kegiatan yang digagas beliau adalah Pawai Obor menyambut Idul Adha yang sampai sekarang masih dilaksanakan dan sudah menjadi agenda tahunan di Kecamatan Baamang. Ide tersebut lahir dari beliau dan terus kami jaga sebagai tradisi yang mempererat kebersamaan masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, sosok Kak Sufiansyah tidak hanya dikenal sebagai pembina pramuka, tetapi juga sebagai tokoh yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun menjadi inspirasi bagi para pengurus dan anggota pramuka di Baamang untuk terus melanjutkan semangat pengabdian tersebut.
“Melalui kegiatan ziarah dan doa ini, Kwarran Baamang berharap nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan semangat membangun generasi muda yang telah ditanamkan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi pramuka berikutnya,”ucapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh pengurus dan anggota pramuka di Baamang untuk mengenang jasa serta melanjutkan perjuangan almarhum dalam memajukan gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di Kotim.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post